“Kami menilai bahwa pinjaman tersebut sah-sah saja dilakukan, namun tentunya harus melalui kajian yang mendalam, terkait peruntukan dan skema pengembalian,” ungkapnya, Sabtu (22/11/2025).
Langgur, suaradamai.com – Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Stepanus Layanan meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku adil dalam pendistribusian anggaran.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul rencana Pemprov untuk mengajukan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp 1,5 Triliun.
Pinjaman tersebut digadang-gadang untuk alokasi pembangunan infrastruktur di Maluku.
“Kami menilai bahwa pinjaman tersebut sah-sah saja dilakukan, namun tentunya harus melalui kajian yang mendalam, terkait peruntukan dan skema pengembalian,” ungkapnya, Sabtu (22/11/2025).
Menurutnya, transparansi akan alokasi anggaran yang pembangunan juga harus jelas, pasalnya hutang daerah di era Gubernur Murad Ismail juga masih jadi beban daerah.
“Harus jelas peruntukan anggaran, juga pembagian ke tiap daerah sama porsinya, jangan ada yang lebih besar dan lebih sedikit,” tegasnya.
Politisi PDI-Perjuangan tersebut mengemukakan, hal ini merujuk ke pengalaman kali lalu, anggaran yang datang ke Malra hanya sedikit.
“Untuk itu kami minta pemerataan anggaran, karena semua wilayah berhak duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi, Malra juga bagian dari Maluku, jangan asa tebang pilih dan alokasi lebih besar untuk daerah tertentu,” cetusnya.





