Pembangunan jembatan darurat, kata Yerkohok, sangat mendesak. Sebab, kini tengah memasuki hari raya Natal dan Tahun Baru 2026.
Bintuni, suaradamai.com – Tokoh Pemuda Tujuh Suku, Siprianus Yerkohok, mendesak pemerintah daerah agar segera membangun jembatan darurat di Km 14, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Hal itu ia sampaikan menyusul terjadinya insiden truk terbalik di sana pada Minggu (30/11/2025) dan pemutusan jalan oleh warga pada Senin (1/12/2025).
Aksi pemutusan tersebut merupakan bentuk protes warga atas ketidakpastian pembangunan Bintuni-Moskona itu.
“Lebih khusus lagi untuk Kepala Dinas PUPR Kabupaten Teluk Bintuni untuk menyikapi hal ini. Kalau bisa bangun koordinasi dengan pihak-pihak untuk membangun jembatan darurat untuk hubungan akses jalan dari Bintuni dan beberapa distrik di Tuhiba, Mogoy, suku besar Moskona dan Sebyar,” ungkap Yerkohok.
Pembangunan jembatan darurat, kata Yerkohok, sangat mendesak. Sebab, kini tengah memasuki hari raya Natal dan Tahun Baru 2026.
“Saya tegaskan di sini, pemerintah jangan anggap bahwa masyarakat ini seolah suara tidak didengar. Apa yang mereka sudah sampaikan melalui WhatsApp dan Facebook, itu pemerintah cepat untuk merespon,” tegas Yerkohok.
Selain jembatan tersebut, Yerkohok juga meminta pemerintah untuk melakukan perbaikan ringan pada jalan di sejumlah titik di wilayah Moskona.
“Saya juga meminta pemerintah daerah memperhatikan jalan di wilayah Moskona. Ada beberapa titik yang jalan rusak. Karena kami sudah memasuki hari besar,” kata Yerkohok.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni





