“Gubernur Maluku justru tak bernyali di kala 18 Gubernur menyambangi Kemendagri. Beliau hanya berani meminjam anggaran tanpa melakukan protes apa-apa,” kata Sekretaris Pemuda Katolik Komda Maluku, Cayetanus Dharma Angwarmase.
Ambon, suaradamai.com – Sekretaris Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Maluku, Cayetanus Dharma Angwarmase, menilai Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa nihil terobosan.
Penilaian tersebut ia sampaikan menyusul keputusan Lewerissa yang mengajukan pinjaman Rp1,5 triliun ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
“Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa minim terobosan, dan masih menjual diksi kedekatan dengan Presiden RI di panggung kampanye lalu,” ungkapnya melalui siaran pers yang diterima oleh suaradamai.com, Rabu (3/12/2025).
Angwarmase menilai piinjaman yang dilakukan Gubernur sah-sah saja. Namun, skema peruntukan dan alur pengembalian harus jelas dan transparan ke masyarakat.
“Pinjaman tersebut harus diperuntukkan bagi pembangunan yang produktif, secara transparan dan merata agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, demi membawa Maluku keluar dari tekanan fiskal hingga bergerak menuju kesejahteraan masyarakat Maluku kedepan,” terangnya.
Angwarmase juga mengingatkan, sinergitas dengan DPRD Provinsi Maluku harus tetap berjalan, agar tidak ada kesenjangan seperti pinjam di era Gubernur Maluku Murad Ismail, yang sama sekali tanpa persetujuan lembaga legislatif.
“Kami berharap sinergitas tetap berjalan dengan DPRD Maluku juga 11 Kepala daerah di Kabupaten/Kota, agar tidak ada kesenjangan dalam pembagian alokasi anggaran,” tukasnya.
Ia pun menyesalkan langkah Gubernur Maluku yang tidak secara langsung memproses kebijakan pemotongan anggaran transfer pusat ke daerah dari pemerintah pusat.
“Gubernur Maluku justru tak bernyali di kala 18 Gubernur menyambangi Kemendagri. Beliau hanya berani meminjam anggaran tanpa melakukan protes apa-apa. Kami berharap agar lebih berinovasi di tahun berikutnya,” pungkasnya.
Editor: Labes Remetwa





