Groundbreaking Pelabuhan Babo resmi digelar Rabu (5/8/2026). Ketua Fraksi NasDem DPRK Teluk Bintuni, Andreas Nauri, menyebutnya sebagai langkah strategis yang akan menekan biaya logistik dan membuka lapangan kerja baru.
Bintuni, suaradamai.com – Ketua Fraksi NasDem DPRK Teluk Bintuni, Andreas Nauri, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni atas dimulainya pembangunan Pelabuhan Babo. Pembangunan ditandai dengan kegiatan groundbreaking di Babo, Rabu (5/8/2026).
Menurut Andreas, dimulainya pembangunan pelabuhan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah. Proyek ini dinilai akan meningkatkan konektivitas transportasi laut sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Distrik Babo dan sekitarnya.
Ia menilai kehadiran Pelabuhan Babo akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, pelabuhan ini akan memperlancar mobilitas orang dan distribusi barang, menekan biaya logistik, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru.
“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang hari ini telah melaksanakan groundbreaking pembangunan Pelabuhan Babo. Ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Andreas.
Sebagai pimpinan Fraksi NasDem di DPRK Teluk Bintuni, ia berharap pembangunan pelabuhan dapat berjalan sesuai target. Andreas menekankan pentingnya ketepatan waktu dan kualitas pengerjaan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Andreas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pelaksanaan pembangunan. Ia berharap seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan Kabupaten Teluk Bintuni.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, DPRK, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur. Sinergi ini dinilai penting untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Teluk Bintuni.
Groundbreaking Pelabuhan Babo merupakan bagian dari agenda pengembangan infrastruktur transportasi laut Kabupaten Teluk Bintuni yang menggunakan anggaran sekitar Rp78,7 miliar.
Distrik Babo dikenal sebagai kawasan pesisir strategis, dengan akses laut yang menjadi jalur penting distribusi barang di wilayah tersebut.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni




