Merdey Bersolek: Aksi Bersih, Penyiapan Lokasi TPS, Hingga Wajib Belanja Pakai Noken

Bukan sekadar bersih-bersih jelang 17 Agustus — Distrik Merdey di Teluk Bintuni menyiapkan perubahan jangka panjang: dari lokasi pembuangan sampah permanen sampai aturan wajib bawa noken saat belanja.


Bintuni, suaradamai.com – Pemerintah Distrik Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, memulai aksi pembersihan ibu kota distrik pada Jumat (14/8/2026), menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Distrik Merdey Yustina Ogoney ini menjadi awal dari program penataan distrik secara menyeluruh, bukan sekadar seremoni tahunan.

Puluhan warga yang terbagi dalam dua kelompok memungut sampah di sepanjang jalan utama ibu kota distrik, kawasan permukiman, area persekolahan, dan bandar udara setempat.

Ogoney mengatakan, aksi ini dipicu oleh kondisi kebersihan yang semakin memprihatinkan seiring terbukanya akses dan bertambahnya jumlah penduduk Distrik Merdey.

“Dengan terbukanya akses dan bertambahnya jumlah penduduk, jumlah sampah juga semakin banyak. Namun di sisi lain, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan masih minim,” kata Ogoney.

Ia menegaskan, aksi pembersihan hari itu dimaksudkan sebagai contoh bagi masyarakat agar ke depan mampu menjaga kebersihan lingkungan secara mandiri.

Selain aksi bersih-bersih, Pemerintah Distrik Merdey juga akan segera menyiapkan lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Yustina menyebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemilik hak ulayat untuk menentukan lokasinya.

“Kita akan bicara dengan pemilik ulayat untuk menentukan lokasi tempat pembuangan sampah. Sehingga tidak ada lagi keluhan dari masyarakat. Pada kesempatan ini kita akan tertibkan semua,” ujarnya.

Langkah lain yang disiapkan adalah kewajiban penggunaan noken bagi masyarakat saat berbelanja di Distrik Merdey. Kebijakan ini akan dituangkan dalam surat edaran kepada warga dan seluruh pelaku usaha di distrik tersebut.

“Kami juga akan memberikan edaran kepada seluruh masyarakat dan seluruh pengusaha di Distrik Merdey agar dalam pelayanan untuk belanja, masyarakat budayakan bawa noken dari rumah untuk belanja. Tidak menggunakan plastik, agar mengurangi sampah plastik,” kata Ogoney.

Ia mencontohkan penerapan serupa yang sudah berjalan di Kota Jayapura, tempat warga diwajibkan membawa noken saat berbelanja di pusat perbelanjaan Mall Matahari.

“Ini bukan baru pertama kali dilakukan, di Jayapura itu orang ke Mall Matahari belanja harus pakai noken. Dan itu juga kita mulai di Merdey supaya meminimalisir sampah-sampah plastik,” ujarnya.

Editor: Labes Remetwa


Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

SPPG Maluku Diluncurkan, Layanan Bertahap: Mulai 500 Hingga 3.000 Penerima

AMBON — Meski pembangunan fisik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi...

Berkat SP2D Online, Pemkab Aru Pastikan Gaji ASN Dibayar Tepat Waktu Tiap Bulan

‎‎Dobo, suaradamai.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru terus...

Maulid Nabi 1448 H: Bodewin Wattimena Ingatkan ASN Ambon Melayani Sepenuh Hati dengan Integritas

AMBON — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026...

Peringatan Kesaktian Pancasila: Roby Sapulette Ajak ASN Ambon Amalkan Nilai Luhur di Setiap Tugas

AMBON — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen pengingat...