Komisi II DPRD Malra telah meyepakati kuota tenaga guru honorer sebanyak 314 orang.
Langgur, suaradamai.com – Menanggapi kondisi kekurangan guru di Kabupaten Maluku Tenggara, Komisi II DPRD Malra dalam waktu dekat akan melakukan rapat kerja tingkat kecamatan dalam rangka membahas formasi CPNS, khususnya tenaga guru.
Hal ini termuat dalam kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Malra dengan Dinas Pendidikan Malra, Selasa (4/8/2020).
DPRD Malra melalui Komisi II serius memperjuangkan pendidikan bagi generasi muda Kei. Bersama pemerintah daerah, mereka telah menyepakati kuota tenaga guru honorer sebanyak 314 orang.
Usaha tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan guru di sekolah-sekolah dengan penambahan guru honorer, Komisi II dalam waktu dekat akan melakukan rapat kerja di tingkat kecamatan dalam rangka membahas formasi CPNS, khususnya tenaga guru.
Menurut rencana, raker tersebut akan melibatkan Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Wakil Ketua Komisi II Esebius Utha Safsafubun dalam rapat itu juga mengatakan akan memperjuangkan penambahan kuota PNS khusus tenaga guru di tingkat pusat.
“Kebetulan Menpan sekarang itu kader PDI Perjuangan. Saya punya akses cukup dekat dengan beliau. Jadi kita bisa melakukan pendekatan dalam rangka untuk jumlah guru … khusus untuk guru perlu ada penambahan PNS pada waktu-waktu yang akan datang,” jelas Wakil Ketua Komisi II Esebius Utha Safsafubun dalam rapat itu.
Editor: Labes Remetwa





