Warga Minta Pemkot Tual Tertibkan Jalan Pattimura

Sehan menilai, penggunaan jalan Pattimura untuk dua jenis kendaraan tidak sesuai dengan lebar jalan.


Tual, suaradamai.com – Warga Kota Tual Sehan Baranjanan meminta pemerintah daerah setempat menertibkan Jalan Raya Pattimura (dari depan Masjid Agung Al-Hurriyah 45 Tual, hingga ke Bundaran Tugu di kawasan Wearhir-Kiom Atas).

Sebab, menurut Sehan, seringkali terjadi kemacetan di jalur tersebut dan biasanya terjadi kecelakaan karena jalan itu sempit.

Anggota DPRD Tual periode 2014-2019 itu menilai, penggunaan jalur Pattimura untuk dua jenis kendaraan – yang diterapkan saat ini – tidak sesuai dengan lebar jalan.

“Alangkah eloknya jika menertibkan semua kendaraan mengikuti rambu yang ada. Tidak ada pengecualian, agar tidak menimbulkan kecelakaan saat ada pengendara yang ugal-ugalan di jalan sempit satu jalur tersebut,” ujar Sehan.

Monumen Maren di kawasan Wearhir-Kiom Atas, Kota Tual. Foto/Edi Likumahua (1/9/2014)
Monumen Maren di kawasan Wearhir-Kiom Atas, Kota Tual. Foto/Edi Likumahua (1/9/2014)

Menanggapi usulan tersebut, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Tual Engelbertus Renjaan mengatakan, mereka juga sudah mempertimbangkan untuk menerapkan hanya satu jalur.

“Usulan masyarakat ini kami terima dan akan kami sampaikan ke wali kota dan pejabat berwenang. Kami juga koordinasikan dengan Satuan Lalu Lintas Polres Tual untuk penertibannya,” kata Engelbertus.

Diketahui, hingga saat ini, rambu satu jalur berlaku untuk jalan Pattimura dari depan Masjid Agung Al-Hurriyah 45 Tual, hingga Bundaran Tugu di kawasan Wearhir-Kiom Atas.

Kendaraan yang diperbolehkan melintas menggunakan dua jalur yaitu sepeda motor, dari arah sebaliknya, yakni Bundaran Tugu di kawasan Wearhir-Kiom Atas ke arah Masjid Agung Al-Hurriyah 45 Tual.

Editor: Labes Remetwa


Pemkot Tual juga sudah mempertimbangkan untuk menerapkan hanya satu jalur.


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...