Anggota Komisi II DPRD Maluku, Nilai PLN Tak Sigap Terkait Pemadaman Listrik

“Kami baru tahu ternyata kapal Turki sudah berangkat dan diganti dengan Kapal dari PT PAL, ternyata tidak ada perubahan yang mengakibatkan terjadinya kegagalan membantu suplaykan Listrik”. Ujar Turaya


Ambon, suaradamai.com – Pembangkit Listrik Kapal atau Barge Mounted Power Plant (BMMP) Nusantara 1 dinilai gagal dalam memberikan pelayanan listrik bagi masyarakat di Pulau Ambon, Provinsi Maluku oleh Turaya Samal Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku.

Pasalnya mereka baru mengetahui jika kapal Turki yang selama ini menyuplai Pasokan listrik telah pergi dan digantikan dengan kapal berkapasitas 60 MW yang sejak dioperasikan menggantikan Kapal MV Karadeniz Powership (KP) Onur Sultan Turki tak banyak membantu  mengakibatkan pulau Ambon kini mengalami krisis listrik.

“Kami baru tahu ternyata kapal Turki sudah berangkat dan diganti dengan Kapal dari PT PAL, ternyata tidak ada perubahan yang mengakibatkan terjadinya kegagalan membantu suplaykan Listrik”. Ujar Turaya

Lebih lanjut dijelaskan lagi, sebelum BMMP Nusantara 1 beroperasi, PLN regional maluku/malut harusnya terlebih dahulu melakukan uji coba. Bukan langsung beroperasi, dampaknya kini pulau Ambon mengalami krisis listrik. 

“Seharusnya sebelum beroperasi dilakukan uji coba dulu untuk melihat sejauh mana kemampuan dari BMMP Nusantara 1 dalam mensuplai pasokan listrik sehingga tidak terjadi seperti ini. PLN juga harus mengantisipasi jauh sebelum kapal Tukri berangkat. Jadi cukup disayangkan sebenarnya, bisa terjadi krisis listrik di ibukota provinsi,”tuturnya.

Turaya berharap, PLN harus mengambil langka cepat guna menyelesaikan persoalan ini, sehingga tidak mengorbankan masyarakat selaku konsumen yang seharusnya mendapat pelayanan yang terbaik. 

“Kami komisi berharap secepatnya tidak terjadi lagi krisis listrik di kota Ambon, kami akan mengawal sampai persoalan ini tuntas,”pungkasnya sembari mengatakan Jangan sampai masyarakat yang jadi korban dari Persoalan listrik ini.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU