Atasi Penderita Bibir Sumbing, Gubernur Minta Pemkab/Kota Data anak-anak

Bibir sumbing, adalah kondisi dimana terdapat celah bibir bagian atas dan langit-langit mulut, dan merupakan kelainan bawaan yang sering dijumpai di masyarakat.


Ambon, suaradamai.com – Gubernur Maluku Murad Ismail meminta para Bupati/Walikota untuk menaruh perhatian melalui OPD terkait terhadap penderita fisik bibir sumbing atau celah lelangit yang dialami anak-anak di Provinsi Maluku.

Ia meminta agar pemerintah kabupaten/kota mendata  keberadaan anak.-anak  yang menderita bibir sumbing atau celah lelangit  untuk memperoleh penanganan.

“Saya berharap bupati/walikota melaui OPD terkait melakukan pendataan. Kenapa? Ini harus kita tangani, karena itu akan mengurangi rasa percaya diri mereka. Kita tahu bahwa rasa percaya diri adalah modal besar ketika anak kita akan berkembang.Tanpa rasa percaya diri yang baik, anak-anak tidak akan berkembang dengan baik pula,” ungkap Gubernur di sela-sela acara Kalesang Negeri Murad Ismail Berbagi, Minggu (11/9/2022) di Lapangan Hatukau, Batu Merah.

Bibir sumbing, adalah kondisi dimana terdapat celah bibir bagian atas dan langit-langit mulut, dan merupakan kelainan bawaan yang sering dijumpai di masyarakat. Dari segi psikososial anak-akan merasa minder saat bergaul dengan teman sebayanya.

 “Tidak sedikit dari anak-anak merasa minder, kemudian enggan melanjutkan sekolah. Jika ini tidak tertangani akan menjadi permasalahan bagi anak-anak yang merupakan penerus bangsa,” ungkapnya.

Mantan Dankor Brimib Polri ini menyampaikan, saat meninjau Pasar di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dirinya bertemu dengan dua orang anak penderita bibir sumbing.

“Saya sedih. Kasihan anak-anak ini, jika tidak segera ditangani. Saat itu, saya langsung minta nomor telepon orangtuanya, nantinya kita panggil ke Ambon untuk operasi,” ujarnya.

Operasi celah bibir,  sebut Gubernur, selain membantu meringankan beban keluarga kurang mampu, juga berdampak besar, terutama bisa mengembalikan kepercayaan diri penderita, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus masa depan bangsa.

“Kasihan  jika tidak tertangani. Anak anak itu pasti minder,  yang membuat mereka tidak bisa berkembang, sehingga harus kita tangani segera,. Untuk itu,  bupati/walikota, saya harapkan, jika ada anak anak yang lahir bibirnya sumbing tolong dicatat dan dibawa ke Ambon. Anak-anak ini harus menjadi perhatian kita bersama. Jika ada kesulitan,sampaikan kepada saya,”  ungkapnya.

Gubernur menegaskan, tidak akan mundur selangkah pun untuk kepentingan masyrakat, untuk kesejahteraan masyarakat, untuk menolong masyarakat yang betul betul membutuhkan bantuan.

“Jika ada persoalan, diberitahukan kepada saya. Insha Allah, saya akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat saya yang ada di Maluku,” tandas Gubernur.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU