Polikant Torehkan Prestasi di Kompetisi Pariwisata Indonesia 2026

‎‎”Ketika selesai mereka siaran podcast, dipuji sama jurinya juga. Karena mereka kan tidak mengharuskan kita pakai bahasa Inggris, tetapi mahasiswa kita mencoba untuk menggunakan bahasa Inggris dari awal sampai akhir. Mereka sangat baik dan itu dipuji karena teman-teman tim lain tidak menggunakan bahasa Inggris,” ucap Renjaan.


Langgur, suaradamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) kembali menorehkan prestasi nasional pada Kompetisi Pariwisata Indonesia (KPI) 16 Tahun 2026 yang diselenggarakan Politeknik Negeri Bandung baru-baru ini.

‎Maria Monica Renwarin dan Merlyn Grace dari Program Studi (Prodi) Agrowisata Bahari (AWB) berhasil menyabet juara 3 di lomba online kategori New Wave Tourism Broadcasting Competition ‘Tim Wave Riders’.

‎Ketua Prodi AWB, Melisa Renjaan mengatakan, ada beberapa kategori yang diperlombakan, yakni fotografi, vlog, travel wraiting,  saintifik wraiting, wave broadcasting, ocean poster, hingga wisata berkelanjutan.

‎”Dari 7 kompetisi yang online, kami mengikuti 6 kategori. Dan 6 kategori tersebut kami menjuarai 1 kategori yaitu di juara ketiga wave broadcasting,” ungkap Renjaan.

‎Ia mengaku bangga, sebab tim wave broadcasting Polikant dipuji langsung sama juri usai tampil.

‎”Ketika selesai mereka siaran podcast dipuji sama jurinya juga. Karena mereka kan tidak mengharuskan kita pakai bahasa Inggris, tetapi mahasiswa kita mencoba untuk menggunakan bahasa Inggris dari awal sampai akhir. Mereka sangat baik dan itu dipuji karena teman-teman tim lain tidak menggunakan bahasa Inggris,” ucap Renjaan.

‎Ia berharap, bukan hanya yang mengikuti lomba, tetapi semua mahasiwa di prodi  AWB harus lebih banyak mengasah kemampuan dengan mengikuti lomba-lomba seperti ini.

‎”Karena itu membuka wawasan dan koneksi,” tuturnya.

‎Maria Monica Renwarin dan Merlyn Grace, tim dari Polikant yang berhasil meraih juara tersebut mengaku senang, sebab ini juga merupakan pengalaman pertama mereka.

‎”Jujur saya sangat merasa senang. Pertama-tama itu saya nggak percaya kalau menang, karena tidak terlalu berekspektasi tinggi,” ucap Merlyn Grace.

‎Apalagi katanya, waktu yang diberikan cukup singkat.

‎”Sekitar dua minggu lebih dan itu  terakomodir dengan skrip dan pelatihan. Jadi cara saya mencari solusi supaya saya tidak terlalu bingung dengan perlombaan itu dengan meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya bisa melakukan tersebut,” tutur Merlyn.

‎Hal senada juga disampaikan Maria Renwarin yang mengaku senang dengan pengalaman pertamanya menjuarai kompetisi nasional.

‎”Pengalaman yang berkesan yah memenangkan lomba ini, karena kan ini baru pertama kali ikut lomba tingkat nasional terus tidak tahunya dapat juara 3,” ucap Renwarin.

Dengan prestasi itu, keduanya pun mengajak mahasiswa Polikant lainnya untuk berani mengekspresikan bakat dan kemampuan lewat berbagai kompetisi yang ada.  Sembari mengajak siswa-siswi SMA/SMK untuk bergabung bersama Polikant.

‎”Mari kuliah di Polikant, karena di sini bukan hanya tentang perikanan saja tapi juga pariwisata yang dapat membantu perkembangan pariwisata di kepulauaan Kei,” ajak Merlyn Grace.


Bagikan:

Populer

Artikel terkait