Berakhir 8 Mei, Lokasi Karantina Terpusat di Tual Tetap Dimanfaatkan Kembali

Terdapat tiga tempat karantina terpusat yang masih digunakan sedangkan lainnya sudah kosong.


Tual, suaradamai.com – Presiden Jokowi telah membijaki pembatasan sementara operasi perhubungan hingga 1 Juni 2020. Akibatnya pelaku perjalanan nihil – setidaknya di Tual dan Malra – mengikuti masa karantina pelaku perjalanan sedikit demi sedikit berakhir hingga 8 Mei 2020 mendatang.

Untuk saat ini, terdapat tiga tempat karantina terpusat di Kota Tual yang masih digunakan sedangkan yang lainnya sudah kosong.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tual Muchsin Ohoiyuf mengatakan, semua lokasi karantina terpusat akan dimanfaatkan kembali apabila ada pelaku perjalanan yang masuk di Kota Tual ketika perhubungan dibuka lagi.

“Setelah pelaku karantina keluar, lokasi kita sterilkan kembali. Tetap dengan penataan yang ada kita sterilkan. Sambil kita menunggu. Kalo memang ada pelaku perjalanan yang datang, tidak menutup kemungkinan kita akan pusatkan di lokasi yang memang sudah dikosongkan (tempat karantina terpusat),” ujar Chen, sapaan Muchsin, melalui sambungan telepon, Kamis (30/4/2020).

Terkait karantina mandiri, Chen mengatakan bahwa tim masih memberikan ruang bagi pelaku perjalanan – terutama yang dari zona hijau Covid-19 – untuk melakukan karantina di rumah.

“Semua pelaku perjalanan yang datang, kita jemput. Kita libatkan para camat, kepala desa/dusun, lurah saat pendataan. Dalam pernyataan karantina mandiri, ada dua tandatangan, yang pertama oleh pelaku perjalanan, yang kedua oleh pihak desa, dusun, atau kelurahan,” kata Chen merujuk pada pengawasan berlapis yang dibentuk tim Covid-19.

Untuk diketahui, lokasi karantina terpusat yang digunakan di Kota Tual adalah SD N 7 Tual, Gedung LPTQ, SD N Fiditan, SMK N 1 Tual, SD Inpres Ohoitel, SMP N Ohoitahit, dan SD Inpres Taar.

Ada upaya untuk menambah lokasi karantina terpusat namun seringkali terbentur dengan penolakan dari warga.

Editor: Labes Remetwa


Tim masih memberikan ruang untuk karantina mandiri sembari menerapkan pengawasan yang ketat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU