Bupati Malra Akui Peran PKK Berkontribusi dalam Menurunkan Angka Stunting

Sejak Hanubun menjabat bersama Wakil Bupati Petrus Beruatwarin pada 2018 lalu, angka prevalensi stunting di Malra ada pada kisaran 30an persen. Kini, sudah turun menjadi 18,1 persen.


Langgur, suaradamai.com – Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun mengakui, penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) dari tahun ke tahun, tidak lepas dari kontribusi Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK).

Sejak ia menjabat bersama Wakil Bupati Petrus Beruatwarin pada 2018 lalu, angka prevalensi stunting di Malra ada pada kisaran 30an persen. Kini, sudah turun menjadi 18,1 persen.

“10 program pokok PKK sangat membantu pemerintah daerah dalam mengurangi angka stunting. Sehingga membawa Malra meraih prestasi di tingkat nasional,” ungkap Bupati pada pembukaan penilaian lomba Desa Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK tingkat Provinsi Maluku, di Ohoi Wearlilir, Jumat (14/10/2022).

Terutama di masa pandemi, Bupati melihat peran TP-PKK sangat luar biasa. PKK, lanjut Bupati, turut menyalurkan bantuan hingga ke ohoi-ohoi di Pulau Kei Besar.

“Mereka (TP-PKK) bawa susu dan lain-lain sampai pelosok kampung di 192 kampung,” kata Bupati.

Selain itu, Kepala Daerah menambahkan, peran TP-PKK juga ikut berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan dan inflasi di daerah.

“Maluku Tenggara meraih penghargaan terbaik dalam pengendalian inflasi di wilayah Nusa Tenggara Timur-Maluku-Maluku Utara-Papua-Papua Barat,” imbuh Bupati.

Untuk diketahui, 10 Program Pokok PKK meliputi penghayatan dan pengamalan Pancasila; gotong royong; pangan; sandang; perumahan dan tata laksana rumah tangga; pendidikan dan keterampilan; kesehatan; pengembangan kehidupan berkoperasi; kelestarian lingkungan hidup; dan perencanaan sehat.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU