”Lulusan P2TIM sampai saat ini sebagian sudah bekerja di berbagai perusahaan nasional, termasuk yang bekerja di proyek tangguh dan proyek nasional lainnya,” ujar Bupati
Bintuni, suaradamai.com – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkapkan, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Teluk Bintuni mengalami penurunan dari 3,52 persen pada tahun 2023, menjadi 2,22 persen pada tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan saat membacakan capaian kinerja tahun 2024, dalam agenda penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2024 di Kantor DPRK Teluk Bintuni, Senin (1/9/2025).
Menurut Bupati, penurunan tingkat pengangguran sebesar 1,3 persen tersebut, merupakan sumbangsih dari pelaksanaan beberapa proyek strategis dan kehadiran Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas atau (P2TIM) Teluk Bintuni.
P2TIM telah berhasil melatih 1.600 lebih tenaga semi skill dengan keahlian sebagai Scaffolder (Ahli Perancah), Welder (Juru Las), Electrical (Kelistrikan), Rigger (Juru Ikat), Hospitality atau Perhotelan, dan Pipefitter (Ahli Pipa).
”Lulusan P2TIM sampai saat ini sebagian sudah bekerja di berbagai perusahaan nasional, termasuk yang bekerja di proyek tangguh dan proyek nasional lainnya,” ujar Bupati
Ditambahkan, dari 1615 lulusan, 1129 lulusan sudah bekerja di industri, bahkan 23 diantaranya bekerja di luar negeri. Angka tersebut sama dengan 70 persen dari total lulusan.
“Saat ini tersedia tenaga siap pakai sebanyak 586 lulusan P2TIM,” ujar Bupati.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni





