Tak hanya itu, dari penelusuran suaradamai.com, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Selibata-bata juga mulai aktif membeli buah kelapa dari masyarakat.
Dobo, suaradamai.com – Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel memiliki gagasan mengembangkan pohon kelapa yang dijuluki sebagai pohon emas.
Ia mendorong petani di Aru untuk menanam 10 juta pohon kelapa dan akan dikelola secara berkelanjutan.
Meski gagasan Bupati Kaidel belum dijalankan secara resmi, di desa seperti Selibata-bata mulai gencar menanam kelapa.
Mengutip laman Facebook Kepala Desa (Kades) Selibata-bata, Dedi Boy Rugun belum lama ini, pemerintah desa menyalurkan Rp.45.000.000 dari dana desa untuk pengadaan bibit kelapa.
Kerennya, bibit tersebut dibeli dari masyarakat setempat, dan ditanam di kebun milik sendiri.
“Rp.45.000.000. Dari dana desa di salurkan bagi masyarakat untuk membayar bibit kelapa dari masyarakat desa dan menanam di kebun milik mereka sendiri sebagai hak waris / hak milik tetap. 30 Pulu bibit per KK. dengan harga 5000/buah Khusus untuk masyarakat lokal yang menetap di desa sebagai pekebun aktif. tahun anggaran 2025.” tulis Rugun dalam unggahan beberapa foto yang memperlihatkan sejumlah masyarakat sedang menanam kelapa.
Menanam kelapa, kata Rugun bermanfaat untuk masa depan keluarga masing-masing.
“Hijaukan lahan masing masing dengan tanaman umur panjang untuk masa depan keluarga sendiri,” tulis Rugun.
Tak hanya itu, dari penelusuran suaradamai.com, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Selibata-bata juga mulai aktif membeli buah kelapa dari masyarakat.
BUMDes yang diberi nama Pintu Gardim Dim membeli kelapa tanpa kulit dengan harga Rp.
2.5000/buah dan menyesuaikan dengan ketebalan isinya.
Masyarakat bisa menghubungi kontak 082319775096 dan 082131121763 untuk proses penjualan.
Sementara itu, Kades Rugun mengatakan, dengan melihat mayoritas masyarakat Selibat-bata sebagai pekebun, program Bupati Kaidel ini sangat cocok diterapkan.
“Jadi memang program pak bupati di sini semua masyarakat senang dan penuh antusias,” ucap Rugun saat dihubungi Suaradamai.com, Selasa (14/10/2025).
Suaradamai.com dalam proses koordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk keberlanjutan pemberitaan.
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Kepulauan Aru





