Dinkes Provinsi Maluku Gelar Orientasi STBM Di Maluku Tenggara

Sebanyak 65 peserta yang terdiri dari TP-PKK Malra, Kota Tual, Dinkes Malra, Dinkes Tual, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, staf puskesmas dan beberapa Ohoi mengikuti kegiatan ini.


Langgur, suaradamai.com – Dinas Kesehatan Provinsi Maluku menggelar kegiatan orientasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Kabupaten Maluku Tenggara, bertempat di Ballroom Hotel Suita, (26/28/2021).

Sebanyak 65 peserta yang terdiri dari TP-PKK Malra, Kota Tual, Dinkes Malra, Dinkes Tual, Babinsa, tokoh masyarakat, tokoh agama, staf puskesmas dan beberapa Ohoi mengikuti kegiatan ini.

Kepala seksi kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan olahraga pada dinas kesehatan Provinsi Maluku, Shirley Pinontoan menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan masyarakat agar berperilaku sehat, seperti tidak buang air besar (BAB) sembarangan, cuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dan makanan, buang sampah pada tempatnya, dan mengelola limba cair rumah tangga dengan baik dan benar demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Jika keluarga sudah hidup berperilaku sehat, bersih sesuai kelima pilar yang diharapkan, maka linkungan yang aman, nyaman dan sehat dapat tercipta. Namun sampai saat ini, relaisasi kelima pilar dilakukan secara bertahap,”jelas Pinontoan.

Menurutnya kendala yang dihadapi saat ini oleh tim sanitasi adalah kondisi geografis perjalanan di beberapa desa yang cukup sulit untuk dihadapi. Tetapi dirinya memberikan apresiasi karena tingkat sanitasi di Kabupaten Maluku Tenggara sungguh baik.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 26 oktober hingga 28 oktober dengan menetapkan dua jenis kegiatan, yaitu kegiatan di dalam ruangan dimana peserta diberikan pembekalan oleh narasumber dan kegiatan praktek dilapangan.

“Sejak kegiatan dibuka oleh kepala Dinas Kesehatan Malra Dr. Ketty Notanubun dan pemaparan materi dari pagi hingga malam, peserta sungguh antusias dan bersemangat demi menciptakan lingkungan sehat ditempatnya. Kami apresiasi itu, diharapkan nantinya masyarakat dapat merubah pola hidup mereka dan menerapkan kebiasaan hidup sehat,”harap dia.

Pinontoan juga mengutarakan, berdasarkan data Provinsi tentang tingkat air bersih di Kabupaten Maluku Tenggara telah mencapai 70%. Hari terakhir, peserta akan diarahkan ke desa Loon untuk melakukan praktek lapangan.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

WFA Segera Diterapkan Pemkab Aru, Tingkatkan Efisiensi-Kurangi Biaya Operasional

Sistem WFA memungkinkan pegawai untuk bekerja 3 hari di...

Bupati Kaidel: Musyawarah Adat Solusi Konflik Perbatasan Desa

Dobo, suaradamai.com - Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin...

Polikant Raih Predikat Baik Sekali Simkatmawa 2025, Wadir III: ke Depan Harus Unggul

Ia berharap, karena Polikant hari ini telah mencapai predikat...

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...