Disperindag Tual Targetkan Pemanfaatan Sentra Industri di Fanil-Ngadi Tahun Depan

SIKM – yang memiliki 10 rumah produksi – ini, diperuntukan untuk mengolah hasil perikanan dan kelautan, serta bahan lokal lainnya.


Tual, suaradamai.com – Sentra industri kecil dan menengah (SIKM) yang dibangun Pemerintah Kota Tual melalui DAK 2017 – yang berlokasi di antara Dusun Fanil dan Desa Ngadi – belum dapat digunakan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tual Darnawati Amir menargetkan pemanfaatan SIKM tersebut tahun depan.

“Pemerintah harus menyiapkan listrik yang bisa digunakan untuk operasi perabot yang menggunakan motor penggerak listrik. Kemudian air bersih. Itu yang memang Pemda harus siapkan,” kata Amir saat ditemui suaradamai.com di ruang kerjanya, Selasa (18/8/2020).

Untuk diketahui, SIKM – yang memiliki 10 rumah produksi – ini, diperuntukan untuk mengolah hasil perikanan dan kelautan, serta bahan lokal lainnya seperti kelapa untuk memproduksi minyak kelapa, minyak kelapa murni (VCO) dan sebagainya.

Pemanfaatan SIKM Kota Tual sebenarnya sudah dapat dimanfaatkan Bulan Juli 2020 lalu. Namun karena adanya pandemi Covid-19, rencana ini kemudian tertunda. Disperindag Kota Tual sudah berkoordinasi dengan PLN namun perusahan listrik itu belum dapat menyanggupi karena adanya refokusing untuk penanganan Covid-19.

“Mudah-mudahan paling lama 2021, kita juga menyiapkan anggarannya. Kemudian PLN sudah bisa membantu kita,” ujar Amir.

Amir mengatakan pihaknya akan terus membangun kerja sama dengan dinas terkait untuk pemanfaatan SIKM tersebut. “Kita akan tetap bangun kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM, kemudian PTSP terkait izin-izinnya, kemudian dinas kesehatan terkait dengan keamanan pangan. Ada beberapa SKPD yang akan kita libatkan,” jelas Amir.

Amir menambahkan pihaknya telah mengagendakan sosialisasi kepada pelaku usaha, terutama bagi yang belum memiliki izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). “Kita akan komunikasi dengan dinas kesehatan supaya bisa melakukan sosialisasi, dan kita membantu pengurusan (izin) sehingga membantu pelaku usaha dengan mudah mendapat perizinan,” jelas Amir.

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Tharob: Varietas Bawang Merah Tajuk Lebih Baik dan Cocok di Kei

Bawang merah varietas tajuk yang diproduksi di Kei memiliki ciri yang sama seperti di Nganjuk, Jawa Timur. Langgur, suaradamai.com...

Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik. Langgur/Jakarta, suaradamai.com – Kabar baik bagi...

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!
× Ada yang bisa dibantu?