Kegiatan yang bertujuan menampung usulan kebutuhan dan prioritas pembangunan dari kampung-kampung ini diikuti 25 kampung.
Bintuni, suaradamai.com – Pemerintah Distrik Merdey menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2027 di Aula Van De Kraan Paroki Salib Suci, Merdey, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang bertujuan menampung usulan kebutuhan dan prioritas pembangunan dari kampung-kampung ini diikuti 25 kampung, terdiri atas sembilan kampung induk dan 16 kampung pemekaran.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Distrik Merdey Yustina Ogoney. Turut hadir Kapolsek Merdey Iptu. Yulianus H. Samberi, Perwakilan Koramil Merdey Serka Alvian, serta Kasubid Sosial dan Ekonomi Bappelitbandga Teluk Bintuni Bonivasius Umpes.
Hadir pula Tokoh Masyarakat Edison Orocomna, para kepala kampung, Baperkam, perwakilan sekolah tingkat TK, SD, SMP, dan SMA, dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Distrik Merdey Yustina Ogoney, mengapresiasi kehadiran berbagai unsur terlibat. Ia tidak menyangka antusias masyarakat begitu tinggi dalam kegiatan tersebut.
“Undangannya terbatas, tetapi yang hadir ini tokoh-tokoh sentral di wilayah Distrik Merdey. Ini menunjukkan bahwa orang Merdey masih solid untuk kita berkolaborasi, bersinergi, untuk bicara tentang hal-hal yang bersifat prioritas di Distrik Merdey,” ujar Ogoney.
Ia pun mengajak semua pihak yang terlibat agar turut mengawal proses ini hingga masuk dalam program pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni tahun 2027.
Sementara itu, mewakili Kepala Bappelitbangda Teluk Bintuni, Kasubid Sosial dan Ekonomi Bonivasius Umpes, menambahkan soal peran Bappelitbangda dalam Musrenbang.
Menurut dia, Bappelitbangda hanya punya tugas untuk menampung usulan pembangunan hasil musyawarah dan bukan sebagai penentu program dan kegiatan.
“Jangan sampai Bapak/Ibu berpikir bahwa selama ini kegiatan ini kami yang menentukan. Tidak. Kegiatan yang bapak/ibu masyarakat usulkan lewat distrik, kami tampung dan kami usulkan ke dinas terkait. Eksekusi terakhir di dinas terkait,” jelas Umpes.
Ia juga berharap agar masyarakat tidak hanya mengusulkan kegiatan fisik, tetapi juga non-fisik.
Editor: Labes Remetwa
Klik DI SINI untuk ikuti VIDEO BERITA dari Kabupaten Teluk Bintuni
