Ditjen IKMA Dorong Produktivitas WUB IKM Pulihkan Ekonomi

“Dengan tumbuhnya wira usaha baru diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, stabilisasi sosial, dan mampu menyerap tenaga kerja dimasa pandemi saat ini,” ungkap dia.


Langgur, suaradamai.com – Komisi VI DPR RI bersama Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menggelar bimbingan teknis (bimtek) dengan tujuan menciptakan wira usaha baru (WUB) industri kecil menengah (IKM). Hal itu dimkasudkan untuk mengatasi masalah ekonomi di masa pandemi covid-19, Selasa (23/3/2021).

Direktur IKM LMEA (Logam, Mesin, Elektronik, dan Alat Angkut), Ir. Dini Hanggandari, S. KM, MM dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan bimtek di hotel Aurelia Langgur menyampaikan, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia selama kurang lebih setahun belakangan telah memberikan dampak besar di berbagai sektor terlebih di sektor industri.

Mengutip data indikator ekonomi Purchasing Manage Index (PMI), ia menjelaskan bahwa pada bulan Januari – Februari 2020, PMI Indonesia berada di level 51,9. Namun setelah wabah Covid-19 di bulan Maret 2020, PMI manufaktur anjlok menjadi 45,3 dan semakin parah di April 2020 pada level 27,5.

Lebih lanjut ia memaparkan, Kementerian Ketenagakerjaan (kemnaker) mencatat pada akhir bulan juli 2020, 3,5 juta tenaga kerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun dirumahkan. Badan Penyelenggara Tenaga Kerja ( BPJS) juga mencatat sampai dengan bulan Juli 2020, 1,1 juta orang dirumahkan, 380.000 orang

terkena PHK dan 630.000 pekerja di sektor informal terkena dampak covid-19.

Dirjen IKMA terus berikan solusi kepada WUB IKM untuk mampu menciptakan lapangan kerja.

“Dengan tumbuhnya wira usaha baru diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, stabilisasi sosial, dan mampu menyerap tenaga kerja dimasa pandemi saat ini,” ungkap dia.

Hanggandari mengatakan, wira usaha baru juga perlu dibimbing dan diedukasi untuk memanfaatkan teknologi informasi 4.0 yang sedang berkembang.

“Dengan penerepan pemasaran online, pengusaha dapat menjangkau masyarakat yang saat ini dihimbau tetap di rumah dalam rangka pemutusan mata rantai penyebaran covid-19,” jelas dia

Direktur IKM LMEA berharap, kegiatan bimtek yang dilaksanakan selama empat hari itu dapat menjadi solusi membantu perekonomian dalam mengahadapi pandemi covid-19. Ia juga mengajak setiap pihak untuk mendukung kemajuan IKM di Kota Tual dan Malra.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Inovasi Yogurt Anggur Laut dan VCO Hasil PBL Bioteknologi Perikanan Polikant di Ngilngof

“Terutama untuk Desa Ngilngof sebagai tempat wisata. Ketika wisatawan...

Lampaui Target 2025, Penumpang di PELNI Tembus 5,15 Juta Orang

Kepala Cabang Pelni Tual, Teguh Harisetiadi, menyampaikan bahwa realisasi...

Konflik di Ohoi Ngadi Berakhir, Wawali Tual: Tanpa Rasa Aman Pembangunan Tak Jalan

Tual, suaradamai.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tual bersama para...

Sah! Ini 3 Calon Direktur Polikant Periode 2025-2029

Kabalmay mengatakan, proses tahapan penyaringan ini sesuai dengan mekanisme...