Persipan itu dimulai dengan pengisian tabung secara rutin untuk mengecek udara yang tersimpan dalam tabung sehingga mudah diketahui masalah.
Langgur, suaradamai.com – Penyelam perlu persiapan matang sebelum melakukan aktivitas di bawah laut. Apabila terjadi kesalahan kecil akan berakibat fatal bagi nyawa penyelam. Hal ini dikatakan Rastum Hanubun Divemaster Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant), Selasa (16/3/2021).
Rastum menjelaskan, persiapan itu dimulai dengan pengisian tabung secara rutin. Pengisian Itu dimaksudkan untuk mengecek udara yang tersimpan dalam tabung. Apabila terjadi masalah, diver (penyelam) mudah mengidentifikasi.
“Selesai pengisian udara di tabung, kita harus menyisakan sedikit udara di dalam tabung. Hal ini berguna untuk menjaga tekanan oksigen dan menjaga dinding tabung tidak cepat mengalami korosi,” jelas dia.
Lebih lanjut ia menerangkan, dalam proses pengisian tabung, udara akan masuk ke dalam kompresor melalui selang inhaus. Kemudian, kompresor tersebut dipasang alat pressure meter untuk transfer udara bersih ke dalam tabung scuba.
“Waktu pengisian tabung biasanya 25 sampai 30 menit tergantung udara sisa dalam tabung,” ungkap Rastum saat melakukan pengisian tabung scuba di Polikant.
Kepada reporter suaradamai.com, Rastum mengatakan, total tabung yang diisi oksigen berjumlah 16 buah menggunakan kompresor bertekanan udara 200 bar.
“Saya cek satu per satu kelengkapan tabung secara bergantian,” jelas Rastum yang juga adalah kapten kapal.
Persiapan itu dilakukan untuk membersihan kapal tangkap KM Cucut Nusantara milik kampus biru itu di Dermaga Jeti Polikant.
“Persiapan ini sering kami lakukan dalam Polikant Diving Club,” pungkas Rastum.
Editor: Petter Letsoin
Baca juga:





