DPRD Maluku Minta Tambah Anggaran SMA Siwalima, Rp6,5 Miliar Dinilai Belum Cukup untuk 470 Siswa

Ambon, suaradamai.com  – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Saudah Tuanakotta/Tethool, mendesak Pemerintah Provinsi Maluku menambah alokasi anggaran operasional SMA Siwalima Ambon dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026.

Pasalnya, anggaran sebesar Rp6,5 miliar yang tersedia saat ini dinilai belum memadai untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah berasrama tersebut, terutama setelah jumlah siswa meningkat menjadi 470 orang dan SMA Siwalima masuk dalam Program Garuda Transformasi sebagai salah satu sekolah unggulan nasional.

“Saat ini jumlah siswa sudah mencapai 470 orang, mulai dari kelas X hingga XII. Oleh karena itu, dukungan dana dari seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk tahun anggaran 2026,” ujar Saudah kepada awak media, Rabu (22/7/2026).

Menurutnya, kebutuhan pembiayaan SMA Siwalima terus meningkat karena sistem pendidikan berasrama membuat kebutuhan operasional jauh lebih besar dibandingkan sekolah reguler.

Seluruh kebutuhan dasar siswa yang tinggal di asrama, mulai dari konsumsi, tempat tinggal hingga pembinaan sehari-hari, harus dipenuhi secara berkelanjutan.

“SMA Siwalima memiliki peran sangat strategis dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas, bahkan membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke universitas terbaik dunia,” katanya.

Saudah mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat bersama instansi terkait untuk membahas persoalan pendanaan, terutama kebutuhan makan dan minum bagi siswa yang tinggal di asrama.

Menurutnya, bertambahnya jumlah siswa pada tahun ajaran baru secara otomatis meningkatkan beban anggaran sehingga perlu diantisipasi sejak tahap penyusunan APBD 2026.

“Anggaran yang ada saat ini belum sanggup menanggung kebutuhan makan pagi, siang, dan malam bagi 470 siswa yang menetap di asrama. Diperlukan tambahan dukungan agar pelayanan kepada siswa tetap berjalan optimal,” tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Maluku bersama seluruh pemangku kepentingan dapat merumuskan skema pembiayaan yang lebih memadai agar pengembangan SMA Siwalima sebagai sekolah unggulan nasional tidak terkendala persoalan anggaran.

Selain kebutuhan operasional, Saudah juga menilai peningkatan sarana dan prasarana pendidikan harus menjadi perhatian. Hal tersebut penting untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di SMA Siwalima.

“Hal ini penting untuk menjaga posisi SMA Siwalima sebagai sekolah unggulan di Maluku yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing hingga tingkat internasional,” pungkasnya.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Pemkab Teluk Bintuni: Jam Listrik Berkurang, Bukan karena BBM Disalahgunakan

Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Moses Koropasi...

Pemkot Ambon Siapkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Taniwel, Bodewin: Bentuk Kepedulian Sesama Saudara

“Kami akan memberikan bantuan kepada keluarga kita yang terkena...

Yustina Ogoney Ajak Pemuda Putus Ketergantungan terhadap Bantuan

Dalam materi manajemen kepemimpinan di LDK IPPMU, Tokoh Perempuan...

Saudah Tuankotta Bantah Isu Kekayaan Hendrik Lewerissa Naik Usai Jadi Gubernur: “Itu Fitnah dan Hoaks”

Ambon, suaradamamai.com — Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Maluku...