Enam Tahun Sejak Dibuka, Prodi Bioteknologi Perikanan Polikant Raih Akreditasi Baik

“Untuk proses akreditasi, ada juga beberapa persyaratan yang ada di BAN-PT harus dipenuhi dengan mengisi lembar evaluasi diri, yang memiliki sembilan Standarnisasi, dan juga lembar kinerja program studi (LKPS),”lanjutnya.


Langgur, suaradamai.com – Kerja keras Program studi (prodi) Bioteknologi perikanan pada Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) kini membuahkan hasil.

Pasalnya, setelah program ini dibuka sejak tahun 2015, akhirnya meraih predikat baik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Ketua prodi (Kaprodi) Biotek Yuni Irmawati, kepada media saat diwawancarai diruang kerjanya menjelaskan, hasil tersebut merupakan wujud kerja keras semua pihak terutama tim yang telah bekerja selama delapan bulan, dari bulan Maret hingga Oktober, dalam menyusun dan mengerjakan proses administrasi akreditasi prodi. Kini, pekerjaan keras itu telah memberikan hasil yang memuaskan.

“Akreditasi merupakan proses evaluasi atas kekurangan dan kelemahan yang dimiliki prodi secara internal. Melalui evaluasi ini akan menjadi peluang untuk pengembangan produ ke depan menjadi lebih baik lagi. Kami bersyukur hasil akreditasi telah keluar untuk prodi biotek,”ungkap Irmawati di ruang Kerjanya.

Berdasarkan hasil yang diterima oleh BAN-PT, Prodi Bioteknologi Polikant meraih hasil akreditasi Baik. Hasil ini menurutnya sangat memuaskan, terlebih setelah keluarnya hasil akreditasi tersebut mahasiswa prodi Biotek dapat mengikuti Wisuda untuk pertama kali sejak dibukanya prodi tersebut.

Menurutnya, upaya mendapatkan akreditasi ini melewati proses yang panjang. Proses yang perlu diikuti yakni, tim memasukan data administrasi kepata ketua satuan penjamin mutu internal Polikant (SPMI) untuk diperiksa, kemudian jika data dinilai lengkap, ketua SPMI memasukan data tersebut pada program di BAN-PT, agar dinilai dan hasilnya akan disampaikan ke pihak kampus.

“Untuk proses akreditasi, ada juga beberapa persyaratan yang ada di BAN-PT harus dipenuhi dengan mengisi lembar evaluasi diri, yang memiliki sembilan Standarnisasi, dan juga lembar kinerja program studi (LKPS),”lanjutnya.

Irmawati juga menjelaskan, prodi mengalami dampak jika belum mendapat akreditasi. Dengan terakrediatasi, prodi bioteknologi perikanan Polikant mendapat beberapa manfaat lebih.

“Ada kekurangan dan kelebihan jika belum diakreditasi. Kekurangannya yaitu tidak ada beasiswa dan juga mahasiswa tidak bisa wisuda karena nilai-nilainya belum bisa dimasukan. Setelah diakreditasi, tentu ada beasiswa dan mahasiswa bisa wisuda. Yang lebih penting adalah adalah adanya pengakuan publik untuk prodi ini,”ungkap Irmawati.

Diketahui selain Prodi Biotek yang mendapat akreditasi, ada juga prodi teknologi budidaya perikanan (TBP) dan prodi teknologi penangkapan ikan yang mendapat hasil akreditasi C.

Sedangkan, Prodi manajemen rekayasa hasil pengelolaan hasil perikanan (MRPHP) dan prodi Bioteknologi perikanan mendapatkan hasil akreditasi baik.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU