Selasa, September 29, 2020
Beranda Budaya Fashion Show Jadi Ajang Penyatuan Persepsi tentang Busana Adat Kei

Fashion Show Jadi Ajang Penyatuan Persepsi tentang Busana Adat Kei

Jumlah keseluruhan 84 pasangan, berasal dari Maluku Tenggara.


Langgur, suaradamai.com – Dinas Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara mengadakan lomba fashion show di Aula Kantor Bupati Malra, Senin (14/9/2020).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan Malra Petronela Savsavubun mengatakan, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menyatukan pemahaman dan pengetahuan mengenai pakaian, model, serta warna busana Adat Kei.

Lomba yang bertemakan Evav Bermartabat itu diikuti 40 pasangan dari tingkat SD, SMP 25 pasangan, SMA 15 pasangan, dan Perguruan Tinggi 4 pasangan. Jumlah keseluruhan 84 pasangan, berasal dari Maluku Tenggara.

Baca juga: Buka Lomba Fashion Show, Bupati: Jati Diri Harus Dijaga

Bupati Malra Muhammad Taher Hanubun sebelum membuka kegiatan tersebut, mengapresiasi Dinas Kebudayaan dan juga Kadis Kebudayaan sebagai sosok perempuan Kei yang selalu berusaha melestarikan budaya.

Bupati harap, melalui kegiatan ini, seluruh masyarakat Kei dapat menjaga dan melestarikan budaya agar identitas dan jati diri sebagai Orang Kei itu tampak.

Masih dalam sambutannya, Bupati juga mengatakan agar pada saat peringatan hari Nen Dit Sakmas berikutnya, masyarakat dapat ikut kegiatan itu dengan menggunakan busana yang benar sesuai adat Kei.

Baca juga: Dinas Kebudayaan Malra Adakan Lomba Fashion Show sebagai Langkah Lestarikan Budaya

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!