Harga Sembako Stabil di Tual Jelang Ramadhan

“Masyarakat  tidak perlu panik, kami berjanji akan terus memantau harga dipasaran, agar bisa mengatasi masalah yang mungkin timbul terkait permainan harga dibulan ramadhan.” Tutup dia.


Tual, suaradamai.com – Darnawati Amir, SKM, MM Kepala Dinas Perindustrian dan  Perdagangan (Disperindag) Tual mengungkapkan, harga sembako stabil menjelang bulan puasa, Sabtu (10/4/3021).

Amir mengakatan , sesuai hasil   Survei disperindag Kota  Tual,  terhadap   persediaan   sembako  jelang  bulan  suci   ramadhan  1442  Hijriyah  2021 Masehi masih stabil namun beberapa mulai merangkak naik seiring waktu.

“Perdagangan pasar untuk stok dan harga kebutuhan barang pokok masih cenderung stabil, cuma memang ada beberapa kebutuhan bahan pokok yang sudah mulai naik. Seperti minyak kelapa dan mentega, yang sesuai informasi dari pedagang, harganya naik dari produsennya, sedangkan untuk cabe juga mulai menanjak dikisaran 100.000,- sampai 120.000 perkilogram saat ini,” ujar dia.

Ia mengungkapakan untuk harga sembako lainnya cenderung stabil, selain itu juga harga minyak tanah pun tidak mengalami kenaikan signifikan.

“Selain beberapa item kebutuhan pokok, yang lain cenderung stabil hingga minggu terakhir ini, misalnya terigu,gula dan beras harganya belum naik, malah diperumbulog, menjual beras dengan harga dibawah harga pasaran, selain itu stok beras juga melimpah dan mampu mengatasi kebutuhan pasar, karena distok bulog dan pedagang partai besar di kota tual, ”jelas dia.

Amir juga menegaskan, walaupun dimasa pandemic covid-19, persediaan sembilan bahan pokok masih terjamin hingga lebaran nanti, sekalipun ada kenaikan harga pada beberapa produk.Hal tersebut adalah lumrah pada momen-momen seperti saat ini.

“Masyarakat  tidak perlu panik, kami berjanji akan terus memantau harga dipasaran, agar bisa mengatasi masalah yang mungkin timbul terkait permainan harga dibulan ramadhan.” Tutup dia.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU