Kamtibmas Ohoidertutu-Ohoiren Terkendali, Pastor Paroki Imbau Semua Pihak Menahan Diri

“Sudah ada niat untuk berdamai. Tapi tidak mungkin secara langsung kita tentukan di mana (tempat perdamaian) …  Yang penting ada niat untuk berdamai. Caranya seperti apa? Itu nanti berproses dalam waktu dekat,” ungkap Pastor Mara kepada Suaradamai.com.


Langgur, suaradamai.com – Pastor Paroki Ohoidertutu RD. Erick Mara mengimbau semua pihak agar menahan diri terhadap konflik yang terjadi antar kelompok masyarakat Ohoidertutu dan Ohoiren, di Kecamatan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Maluku.

Sebab, menurut Mara, kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Ohoi Ohoidertutu dan Ohoiren sudah dapat dikendalikan. Kedua pihak juga, secara terpisah, sudah sepakat untuk berdamai.

“Sudah ada niat untuk berdamai. Tapi tidak mungkin secara langsung kita tentukan di mana (tempat perdamaian) …  Yang penting ada niat untuk berdamai. Caranya seperti apa? Itu nanti berproses dalam waktu dekat,” ungkap Mara kepada Suaradamai.com melalui telepon, tadi pagi, Selasa (26/7/2022).

Mara mengimbau semua pihak untuk menahan diri dengan tidak menyebar foto dan video kekerasan yang telah terjadi. Termasuk tidak membuat status atau postingan di media sosial yang seakan-akan memprovokasi keadaan yang sudah kondusif.

“Hentikanlah menyebar berita-berita hoax, yang bisa memperkeruh suasana baik di kedua kampung, maupun dimanapun berada,” ujar Mara dalam seruannya melalui akun Facebook Erick Mara Narwadan, Senin malam (25/7/2022).

Pastor yang memimpin umat Katolik di enam stasi (ohoi/desa) di Paroki Ohoidertutu itu pun mengajak semua pihak untuk menjaga perasaan kedua bela pihak, terutama keluarga yang berduka.

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU