Kasus Covid-19 Melonjak, Legislator Minta Bupati Terbitkan Aturan Larangan Berkumpul

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Saat ini ada 14 pasien terkonfirmasi positif virus Corona yang sementara dirawat di ruang isolasi.


Langgur, suaradamai.com – Dalam 10 hari terakhir, terjadi lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Maluku Tenggara.

Plt. Direktur RSUD Karel Sadsuitubun Langgur dr. Ketty Notanubun melaporkan bahwa saat ini ada 14 pasien terkonfirmasi positif virus Corona yang sementara dirawat di ruang isolasi.

Dari ke-14 pasien tersebut, dua pasien menunjukkan gejala berat. “Sesak (napas). Gejalanya berat. Tapi sudah tertangani,” ungkap dr. Ketty kepada Komisi II DPRD Malra saat dikunjungi di ruang kerjanya, Selasa (15/12/2020).

Menanggapi lonjakan kasus Covid-19, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Yohanis Bosko Rahawarin meminta Bupati mengeluarkan surat edaran atau peraturan bupati terkait larangan mengumpulkan banyak orang.

Dengan begitu, diharapkan dapat menekan penyebaran virus corona di Bumi Larvul Ngabal.

“Saya minta saudara Bupati untuk segera mengeluarkan edaran atau peraturan bupati untuk memperkuat protokol kesehatan ini, sehingga ada disiplin. Jangan lagi ada pesta, kegiatan yang kumpul-kumpul,” kata Bosko kepada reporter suaradamai.com usai menerima kunjungan Taruna AAL di Kantor DPRD Malra, Selasa (11/12/2020).

Politisi Partai PAN ini menegaskan pemerintah daerah harus terus bekerja. Masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan.

“Kembali ke kesadaran kita masyarakat. Pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah Kabupaten Maluku Tenggara sudah maksimal sebenarnya,” ujar Bosko.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU