Ketua Bawaslu Malra Ungkap Delapan Potensi Kerawanan di Pilkada Malra

Potensi kerawanan ini disimpulkan berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan riwayat penyelenggaraan Pemilu di Malra.


Langgur, suaradamai.com – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Maluku Tenggara (Bawaslu Malra) Richardo E. A. Somnaikubun mengungkap setidaknya delapan potensi kerawanan di Pilkada Malra 2024.

Hal yang ia sampaikan dalam rapat koordinasi bersama stakeholder di Aula Kantor Bupati, Jumat (20/9/2024) itu, bertujuan meminta dukungan semua pihak dalam rangka berpartisipasi aktif mengawasi jalannya pesta demokrasi.

Potensi kerawanan ini, kata Somnaikubun, disimpulkan berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan riwayat penyelenggaraan Pemilu di Malra. Adapun delapan potensi kerawanan tersebut, yakni:

  1. Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Pelaksanaan black campaign (kampanye hitam) di media sosial.
  3. Keterlibatan ASN, kepala desa, dan perangkat desa, dalam kampanye secara langsung maupun di medi sosial.
  4. Kesesuaian serta ketepatan jumlah logistik dalam proses pendistribusin ke TPS.
  5. Terdapat pemadaman listrik pada saat proses pungut-hitung yang berdampak pada hilangnya singnal komunikasi di Pulau Kei Besar. Hal ini menghambat proses pelaporan secara berjenjang.
  6. Pelayanan perpindahan administrasi kependudukan antar kabupaten/kota yang berpotensi menyebabkan penggunaan hak pilih lebih dari satu kali.
  7. Belum maksimalnya dukungan pelayanan kesehatan kepada penyeleggara pada saat pungut-hitung.
  8. Intimitdasi kepada penyelenggara pada tahapan pungut-hitung dan rekapitulasi.

“Kerawanan tertinggi itu ada pada tahap pungut-hitung atau di hari H. Itu menjadi tahapan paling rawan. Kemudian disusul dengan tahapan kampanye dan pencalonan,” imbuh Somnaikubun menjelaskan potensi kerawanan pada tahapan Pemilu.

Editor: Labes Remetwa


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Satgas TMMD Gaskan Pembangunan RTLH di Longgar-Apara

Dengan semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga,...

Program RTLH dan Air Bersih di Aru Capai 100 Persen, Kolonel Inf Latopono: TMMD untuk Kesejahteraan Rakyat

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI bersama pemerintah...

BMKG: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Mayoritas Wilayah Indonesia Diprediksi Lebih Kering

Peralihan Angin Baratan (Monsun Asia) menjadi Angin Timuran (Monsun...

Stabilitas Kota dan Pemulihan Kepercayaan Publik

Ulasan Redaksi Suaradamai.comPerkembangan terbaru dalam penanganan kasus meninggalnya seorang...