Ketua DPD NasDem Malra Nilai Pemda Tidak Serius Tangani Covid-19

“Sekarang ada 15 (pasien) yang dirawat. Satu minggu ini, setiap hari ada pasien,” ungkap dr. Ketty ketika dihubungi melalui telepon, Senin (14/12/2020).


Langgur, suaradamai.com – Penanganan Covid-19 di Kabupaten Maluku Tenggara dipertanyakan banyak kalangan. Tak terkecuali, Ketua DPD Partai Nasdem Malra Anderias Rentanubun.

Mantan Bupati Malra Dua Periode ini menilai Pemkab Malra tidak serius menangani Covid-19. Hal ini terlihat dari peningkataan jumlah pasien di RSUD Karel Sadsuitubun Langgur. Saat ini ada 15 pasien terkonfirmasi positif virus corona.

Dia kecewa karena sebelum ada kasus positif, pemerintah paling serius melakukan pencegahan, namun sejak ada kasus positif, penanganan makin tidak tampak.

Andre malah mengapresiasi tetangga Maluku Tenggara, Kota Tual. Menurutnya, Bumi Maren lebih siap dibandingkan Malra. Tual, lanjut Andre, lebih siap dari sisi peralatan, tenaga medis, APD, dan lain-lain.

Plt. Direktur RSUD Karel Sadsuitubun Langgur dr. Ketty Notanubun membenarkan ada 15 pasien terkonfirmasi Covid-19 sementara dirawat di ruang isolasi RSUD tersebut

“Sekarang ada 15 yang dirawat. Satu minggu ini, setiap hari ada pasien,” ungkap dr. Ketty kepada suaradamai.com ketika dihubungi melalui telepon, Senin (14/12/2020).

Dia menambahkan, pihak RSUD berupaya memaksimalkan pelayanan. Saat ini, RSUD Karel Sadsuitubun memiliki 25 tempat tidur untuk isolasi, dan “peralatan lainnya siap,” katanya.

Menurut dr. Ketty, sudah ada banyak orang tanpa gejala (OTG) yang berkeliaran di luar. Ditambah lagi dengan perilaku masyarakat yang acuh tak acuh terhadap protokol kesehatan, menjadi dugaan sementara peningkatan jumlah kasus.

“Yang jelas peningkatan ini terjadi di seluruh Indonesia, bukan di sini,” tutup dr. Ketty.

Editor: Labes Remetwa


Andre kecewa karena sebelum ada kasus positif, pemerintah paling serius melakukan pencegahan, namun sejak ada kasus positif, penanganan makin tidak tampak.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU