Senin, Januari 18, 2021

Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Dukung Percepatan EHA

“Soal penentu, itu bukan kewengan kami di DPRD dalam hal ini Komisi IV, tapi Pemerintah Pusat (Pempus) lewat Kemenag RI, kami hanya bersifat memberikan suport dan mendorong terwujudnya EHA di Maluku,”ujar Atapary

Ambon, suaradamai.com, –Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, Samson Atapary mengatakan, Komisi IV mendukung percepatan Maluku untuk dijadikan sebagai Embarkasi Haji Antara (EHA) yang dicanangkan Mantan Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) sebelumnya.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD hanya bisa memberikan dukungan moral terwujudnya EHA di Maluku.

“Soal penentu, itu bukan kewengan kami di DPRD dalam hal ini Komisi IV, tapi Pemerintah Pusat (Pempus) lewat Kemenag RI, kami hanya bersifat memberikan suport dan mendorong terwujudnya EHA di Maluku,”ujar Atapary

Sebagai DPRD, Kata Atapary, persentasi masyarakat Maluku, pihaknya juga mengharapkan Maluku bisa bersaing atau setara dengan provinsi lainnya, sehinga penempatan EHA akan menjadi penilaian pusat, bahwa Maluku ini sudah layak menerima jamah haji dari luar untuk transit di Maluku, sehingga itu berarti Maluku sudah punya kesiapan dan secara nasional Maluku sudah punya nama baik.

“Dengan berani menjadi EHA,. Maluku sudah welcome dan aman, mau menerima orang luar, sehingga kenapa kita mendorong Kemenag segera menetapkan Maluku khususnya Kota Ambon sebagai EHA, karena yang diuntungkan bukan hanya Umat muslim tapi semua orang Maluku yang diuntungkan, dari berbagai golongan,”ujarnya.

Menyangkut  akses jalan masuk, lanjut, Atapary bukan merupakan faktor utama menghambat proses EHA tapi ada alternatif jalan lama yang bisa dijadikan jalan masuk ke asrama.

“Sebenarnya sebelum ada jalan baru, sudah ada jalan lama yang menuju ke asrama, sebenarnya jalan itu juga bisa digunakan, namun semua menyangkut dengan nama Maluku, masa orang tamu datang dari luar, pigi masuk lewat pemukiman sehingga pembincaraan dengan DPRD harus ada alternatif yang menimal orang melihat jalan itu agak sedikit baguslah,”ulasnya.

Untuk itu dirinya berharap agar masyarakat disekitar asrama khususnya pemilik lahan jalan masuk untuk sama-sama mendukung terwujudnya EHA di Maluku.

Sementara soal ganti rugi, nantinya bisa akan dibicarakan lagi, baik lewat Kemenag maupun DPRD Maluku agar nantinya dicari solusi terbaik sehingga tidak ada lagi persoalan dikemudian hari.

“Ingat yang kita buat ini bukan untuk kepentingan pribadi tapi ini wajah Maluku, jadi kita harus bahu membahu untuk sama-sama berjuang untuk kepentingan Maluku,”harapnya.


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Tharob: Varietas Bawang Merah Tajuk Lebih Baik dan Cocok di Kei

Bawang merah varietas tajuk yang diproduksi di Kei memiliki ciri yang sama seperti di Nganjuk, Jawa Timur. Langgur, suaradamai.com...

Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik. Langgur/Jakarta, suaradamai.com – Kabar baik bagi...

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

KOMENTAR TERBARU

× Ada yang bisa dibantu?