Bersama PKK, KPU Malra akan mengusulkan sejumlah desa untuk ditetapkan sebagai pilot project program ini.
Langgur, suaradamai.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Tenggara menggandeng Tim Penggerak (TP) PKK setempat melaksanakan program desa peduli pemilu dan pemilihan basis keluarga perempuan sadar pemilu serentak.
Program ini merupakan program nasional yang kemudian dikreasikan oleh KPU Provinsi Maluku dengan melibatkan TP-PKK tingkat provinsi hingga 11 kabupaten/kota di negeri seribu pulau.
“Kenapa kita gandeng PKK? Karena basis PKK adalah perempuan. Perempuan merupakan pemilih yang jumlahnya besar tetapi partisipasinya kurang,” jelas Ketua KPU Malra Basuki Rahmat Oat, usai acara penandatanganan nota kesepahaman program tersebut secara serentak di Provinsi Maluku dan 11 kabupaten/kota yang dilakukan secara virtual, Rabu (4/8/2021).
Basuki menjelaskan, TP-PKK memiliki struktur yang jelas hingga ke desa-desa, dengan jumlah dasawisma dan posyandu yang besar. Basis-basis itu, lanjut Basuki, yang akan disasar KPU dalam rangka meningkatkan partisipasi perempuan di tingkat desa/kelurahan.
Basuki menambahkan, KPU bersama PKK akan mengusulkan beberapa desa di Malra ke provinsi untuk ditetapkan sebagai pilot project desa peduli pemilu dan pemilihan.
“Sudah ada beberapa desa yang dibincangkan. Mungkin sehari dua ini kita akan ketemu lagi dengan PKK untuk menetapkan desa yang diusulkan. Memang tidak banyak, karena salah satu kriteria adalah desa yang mudah diakses atau dijangkau,” jelas Basuki.
“Kemungkinan desa yang kami usulkan itu desa di daratan Kei Kecil,” imbuh dia.
Waktu pelaksanaan program ini, menurut Basuki, disesuaikan dengan arahan KPU Provinsi Maluku. Sembari menunggu arahan, KPU dan PKK Malra mematangkan desa yang akan dijadikan lokus.
Editor: Labes Remetwa
Baca juga:





