Lantik 112 PNS, Wali Kota Tekankan Soal Penempatan Tugas

“Ketika tembus, saya (PNS) ditempatkan di situ. Entah itu di Fadol, Mangur, Kaimer, Tam, Tayando, harus siap ditempatkan di situ. Saya tidak mau dengar orang datang di ruangan (bilang), ‘Pak, saya sudah 4 tahun’, ‘saya sudah 7 tahun,’ ‘saya sudah 10 tahun’. Mau 7 tahun atau 10 tahun, itu tidak ada dalam ketentuan soal batasan waktu penempatan tugas,” tegas Wali Kota.


Tual, suaradamai.com – Wali Kota Tual Adam Rahayaan melantik 112 Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) angkatan 2021. Mereka merupakan tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan tenaga guru.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah dilaksanakan di Aula Balai Kota, Rabu (11/5/2022). Bersamaan dengan itu, Wali Kota juga menyerahkan SK CPNS 80 persen dan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan 2021.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan soal penempatan tugas PNS sebagai pelayan publik.

Menurut Wali Kota Adam, selama ini, ada PNS yang ternyata tidak tahan tinggal di tempat tugas, lebih khusus di wilayah pulau-pulau. Mereka dengan berbagai alasan, meminta untuk dipindahkan, seperti sakit, orangtua sakit, dan sebagainya.

Pemkot pun mencari-cari cara agar PNS bisa betah di tempat tugasnya. Pernah, tutur Adam, saat ia menjabat Wakil Wali Kota mendampingi Alm. M. M. Tamher, Pemkot mengirim ASN anak asli pulau-pulau untuk bertugas di kampung halamannya. Namun, itu ternyata belum dapat menjawab masalah.

Wali Kota menegaskan, dalam ketentuan tidak diatur soal batas waktu penempatan tugas seorang PNS. PNS/ASN sejak melamar sudah membuat pernyataan bersedia ditempatkan di mana saja.

“Ketika tembus, saya (PNS) ditempatkan di situ. Entah itu di Fadol, Mangur, Kaimer, Tam, Tayando, harus siap ditempatkan di situ. Saya tidak mau dengar orang datang di ruangan (bilang), ‘Pak, saya sudah 4 tahun’, ‘saya sudah 7 tahun,’ ‘saya sudah 10 tahun’. Mau 7 tahun atau 10 tahun, itu tidak ada dalam ketentuan soal batasan waktu penempatan tugas,” tegas Wali Kota.

Pada kesempatan acara tersebut, Wali Kota juga mewacanakan mekanisme rolling penempatan tugas.

“Saya minta, Pak Sekda mungkin kita buat satu aturan, mungkin setingkat Peraturan Wali Kota. Supaya ada pegawai negeri yang bertugas, lima tahun ka, ada rolling (pertukaran) tempat tugas,” kata Wali Kota kepada Sekda Tual Ahmad Yani Renuat yang hadir dalam acara tersebut.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU