Legislator Maluku Desak DPRD Dan Pemkab Malteng Realisasi Perda Pemekaran Kecamatan Banda

“Dengan pemekaran, maka tentu langsung bisa melanjutkan otorita dan prosesnya sudah berlangsung cukup lama,”ujarnya.


Ambon, Suaradamai.com – DPRD dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) didesak segera merealisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang pemekaran Kecamatan Banda untuk dijadikan sebagai daerah Otorita.

“Pemerintah dan DPRD Malteng segera realisasikan mereka punya Perda pemekaran Kecamatan Banda, jadi mereka harus cepat mentuntaskan Perda itu. Karena kebutuhan Banda sudah harus dimekarkan menjadi dua kecamatan yakni, Banda dan Banda Besar ,”tegas anggota DPRD Maluku, Halimun Saulatu kepada wartawan dikantor DPRD, Senin (6/9/21).

Banda sudah harus dibentuk seperti otorita Batam, kata Halimun, karena kalau tidak percepatan pembangunan di Banda akan menjadi lambat. Selain letaknya sangat jauh dari Kota Kabupaten, Banda juga memiliki banyak keunggulan, baik sektor pariwisata dan perkebunan sehingga proses Perda harus dipercepat.

“Dengan pemekaran, maka tentu langsung bisa melanjutkan otorita dan prosesnya sudah berlangsung cukup lama,”ujarnya.

Hal ini, kata wakil rakyat dari daerah pemilihan Maluku Tengah itu, sesuai kebutuhan. Menurut dia Banda sudah harus dimekarkan menjadi dua kecamatan, yakni Kecamatan Banda dan Kecamatan Banda Besar.

Padahal dengan berbagai keindahan alam, Banda selalu menjadi daya tarik bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara negara. Selain pariwasata, Banda juga memiliki banyak tempat bersejarah maupun hasil laut yang cukup melimpah. Karena itu harus dimekarkan menjadi dua kecamatan demi percepatan pembangunan infrastruktur.

”Info yang saya dapat, ranperda sudah di usulkan tinggal dilakukan pembasahan. Makanya sebagai wakil rakyat dapil Maluku Tengah Saya minta di percepat pembahasannya biar masyarakat Banda bisa tertolong,” tutup Politisi Demokrat.

Editor:Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU