Rabu, Februari 26, 2020
Beranda Ekonomi & Pembangunan Menyoal Ekosistem Lima Pasar Baru di Kota Tual

Menyoal Ekosistem Lima Pasar Baru di Kota Tual

Pemerintah sudah membangun lima unit pasar baru di Kota Tual. Namun kondisi pasar Masrum saja masih kekurangan pengunjung.


Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli, baik itu barang ataupun jasa. Pasar dalam ilmu ekonomi adalah jumlah permintaan dan juga penawaran pada barang atau jasa tertentu.

Dari penjelasan definisi pasar maka kita dapat mengetahui ciri-ciri pasar, yaitu: ada barang atau jasa yang diperjualbelikan; terjadi transaksi jual beli; adanya proses permintaan dan tawar menawar; terjadinya interaksi antara pembeli dan penjual; transaksi terjadi ketika ada kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Kota Tual hari ini memiliki satu pasar aktif – Pasar Masrum – dan lima unit pasar baru tipe C dan D, diantaranya Pasar Un, Fiditan, Ngadi, Kur, dan Tayando.

Menurut rencana, Pasar Un akan dimanfaatkan dalam waktu dekat. Pemerintah Kota (Pemkot) Tual telah menggelar pertemuan dengan calon pedagang di pasar tersebut pada (3/2/20) lalu.

Adapun Pemkot sudah berusaha melakukan promosi sejak Mei 2019 lalu dengan menggelar pasar murah jelang Ramadhan. Juga saat bertemu dengan calon pedagang, Wali Kota menjanjikan akan memusatkan kegiatan olahraga dan mengimbau ASN/PNS berbelanja di pasar baru itu.

Pemkot juga akan menjadikan Pasar Baru Un sebagai terminal luar kota – Ohoitel, Ohoitahit, Watran, dan Lairkamor. Belum lama ini, Dinas Perhubungan telah melakukan sosialisasi rute baru kendaraan penumpang umum jenis roda empat.

Selain itu, Pemkot akan membangun sarana dan prasarana lainnya dalam mendukung kelancaran aktivitas jual beli, seperti pembukaan sejumlah ruas jalan penghubung, pembangunan musolah, akses air bersih, dan pembuatan kanopi di bagian depan toko agar air tidak merembes ke dalam toko saat hujan.

Kapan pasar ramai?

Belajar dari pengalaman di Maluku Tenggara, Pasar Langgur butuh waktu sekitar 10 tahun untuk ramai. Pasar Elat sampai hari ini masih sepi. Begitu juga dengan Pasar Tradisional Faan.  Bahkan Pasar Faan hanya berupa bangunan, belum ada aktivitas jual beli di sana. Sejauh ini dimanfaatkan sebagai tempat sosialisasi atau kegiatan lainnya.

Lalu bagaimana dengan lima pasar yang baru dibangun di Kota Tual? Untuk menjawabnya, Pilar Timur/ Suara Damai mengambil data awal terkait kondisi Pasar Masrum sebagai data pembanding. Awak media ini mewawancarai lima pedagang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

ARTIKEL TERPOPULER

Tinjau Tes CPNS, Bupati Malra: Cerdas Tapi Harus Teliti

“Cerdas tapi harus teliti dan kosentrasi dengan soal-soal yang ada. Sandarkanlah diri pada Tuhan,” ujar Bupati Malra M. Thaher Hanubun.

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

Inilah Hasil SKD CPNS Malra, Hari Ketiga

111 orang dinyatakan memenuhi passing grade. Langgur, suaradamai.com –  Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil  di lingkungan...

HUT Sekami Sedunia: Kerumunan yang Membawa Sukacita

Bupati Malra Muhammad Thaher Hanubun merasa bahagia layaknya seorang ayah yang disambut anak-anaknya di rumah usai pekerjaan yang melelahkan. Di balik itu,...

KOMENTAR TERBARU