Sebanyak 406 pengawas tersebar di seluruh TPS di Bumi Larvul Ngabal, siap mengawasi jalannya pemilihan umum.
Langgur, suaradamai.com – Ketua Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Kei Kecil Barat Johanis Ngamel melantik 23 Pengawas TPS se-Kecamatan Kei Kecil Barat. Acara pelantikan dilaksanakan di Ohoi Ohoidertom, Senin (22/1/2024).
Pelantikan tersebut juga dilakukan secara serentak di 10 kecamatan lain di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Maluku. Secara keseluruhan, ada 406 pengawas yang tersebar di seluruh TPS di Bumi Larvul Ngabal yang siap mengawasi jalannya pemilihan umum.
Khusus untuk Kei Kecil Barat, ada 23 Pengawas TPS yang dilantik untuk bertugas di 10 ohoi di kecamatan tersebut. Mereka adalah:
- Ohoira (Salmaneser Godlif H. Renjaan, Reymon Warbal, Susana Enggelina Renjaan, dan Jena Jein Kowarin).
- Ohoiren (Yosef Janwarin dan Edoardus Rahayaan).
- Somlain (Theresia Ngamel dan Presedes Walafubun).
- Madwaer (Benoni Rumohoira).
- Ohoidertutu (Laurensius Kameubun, Brianus Reyaan, Richarda Rahawarin, dan Korneles Rahawarin).
- Ohoidertom (Emilianus Wiran dan Yeremias Ngamelubun).
- Yatvav (Maria A. Soarubun).
- Warbal (Meske Masbait, Gensys Tawaerubun, dan Antonetha Abigail Warbal).
- Ur Pulau (Yahya Maskirat dan Agwari Yohana Rahakbauw).
- Tanimbar Kei (Sisilia Welafubun dan Lancong Suarubun).
Usai pelantikan, Panwas Kei Kecil Barat juga melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada pengawas yang baru dilantik, terkait dengan pemungutan dan penghitungan suara (pungut-hitung).
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Malra Richardo Somnaikubun memastikan akan melakukan pengawasan terhadap Pemilu secara maksimal. Ia mengaku memang jumlah pengawas masih kurang.
“Satu Pengawas TPS harus mengawasi 7 KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dan pemilih yang hampir 300 orang di setiap TPS.” ungkap Somnaikubun kepada wartawan, Jumat (19/1/2024).
Kendati demikian, Bawaslu Malra telah menggandeng sejumlah pihak untuk turut membantu melakukan pengawasan. Termasuk melibatkan para saksi partai polittik untuk sama-sama mengawasi jalannya Pemilu.
Editor: Labes Remetwa





