Ohoiluk, Kampung yang Jauh dari Pantai, Sabet Juara I Lomba Dayung

Meski tinggal di wilayah yang cukup jauh dari laut, kelompok pedayung dari Ohoiluk mampu mengalahkan ohoi/desa pesisir pada lomba dayung sampan Ngurbloat Beach Games 2022.


Langgur, suaradamai.com – Ohoi Ohoiluk keluar sebagai pemenang lomba dayung sampan pada event Ngurbloat Beach Games 2022. Prestasi ini cukup menggelitik. Pasalnya, Ohoi/Desa Ohoiluk yang terletak jauh dari pantai, mampu mengalahkan ohoi-ohoi lain yang tinggal di pesisir.

Ohoi Ohoiluk terletak di tengah-tengah Pulau Kei Kecil. Jaraknya ke pantai, jika ditarik garis lurus (menurut Google Earth), sekitar 3-4 km. Cukup jauh, setidaknya bagi masyarakat Kepulauan Kei yang sebagian besar menetap di pesisir pantai.

Meski tinggal jauh dari laut, ada warga yang berprofesi di bidang perikanan. Salah satunya, Abang Rahawarin, yang bekerja sebagai nelayan di bagan ikan. Ia adalah satu dari tiga peserta dalam tim Ohoiluk yang menyabet juara pertama.

Rahawarin bersama dua rekan setimnya, Alberto Watratan dan Esebius Matwaan, tidak melalui latihan khusus untuk lomba perdana di Ngurbloat, pantai pasir terhalus dunia itu.

“Kami tidak punya persiapan. Kami hanya yakin dengan anak-anak, karena secara fisik dan stamina, mereka mampu,” ungkap manager tim Ohoiluk Edmond Matwaan kepada wartawan usai lomba.

Dengan kondisi yang ada, tim Ohoiluk mampu mengalahkan 20 tim dari babak penyisihan pada Sabtu (8/10/2022) hingga final tadi siang Minggu (9/10/2022).

Tim Ohoiluk mencatat rekor perahu tercepat di final, yaitu 1 menit 7 detik di lintasan dengan panjang 300 m. Di belakangnya ada kelompok dari Ohoi Wain, Wain I. Kemudian dari Ohoi Vatngon, Ohoi Rumadian, dan terakhir Legionaries of Christ (LC) Kompas 1 yang finish di posisi kelima.

Selain lima kelompok yang masuk juara utama, panitia Ngurbloat Beach Games 2022 juga menetapkan juara favorit. Wain 2 keluar sebagai juara favorit pertama, diikuti Wain 3, Ohoiluk, Rumadian, dan Vatngon.

Penjabat Kepala Ohoi Ngilngof Andreas Resubun menyampaikan terima kasih bagi seluruh tim yang sudah berpartisipasi dalam event olahraga pantai tersebut. Ia menekankan, event seperti ini sepatutnya dijadikan sebagai ajang silaturahmi untuk memperkuat ikatan kekeluargaan.

“Bukan soal kalah menang yang menjadi ukuran, tetapi sportivitas dan kebersamaan yang menjadi harapan. Dan menjadi tekad kita untuk berjuang di hari-hari yang akan datang,” ujar Resubun dalam sambutan penutupnya.

Ia menambahkan, event Ngurbloat Beach Games 2022 masih terus berlanjut hingga 30 Oktober mendatang. Penyerahan hadiah bagi para pemenang akan dilakukan pada acara puncak.

Persembahkan juara untuk ohoi

Alberto Watratan, salah satu peserta tim Ohoiluk, sebenarnya berasal dari Ohoi Rumadian. Namun, ia tinggal di Ohoiluk. Ia senang dan bangga bisa mendapat juara pertama.

“Sebelumnya Beta minta maaf untuk basodara Rumadian. Beta Alberto Watratan asalnya kan dari Rumadian. Cuma karena Beta domisili di Ohoiluk, Beta perwakilan untuk Ohoiluk. Jadi hari ini Beta persembahkan juara I ini juga untuk Rumadian,” ujar Watratan.

Rasa bangga juga disampaikan oleh anggota setim lainnya, Esebius Matwaan. Pria yang pernah membawa Ohoiluk meraih juara II lomba dayung pada event Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2021 itu, kini mendapat juara I di Ngurbloat Beach Games 2022.

Sementara itu, Manager Tim Dayung Ohoiluk Edmond Matwaan mengusulkan agar lomba seperti ini terus digalakkan dan melibatkan lebih banyak peserta. Kemudian, para peserta yang kompeten bisa dipromosikan mewakili daerah untuk event-event di tingkat yang lebih tinggi.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU