Pelatih Maryadat Siapkan Tim Hadapi Babak Nasional, Evaluasi Taktikal Jadi Perhatian

“Alhamdulillah kami melakukan persiapan yang cukup panjang. Kami beberapa kali melakukan uji coba, termasuk mengikuti turnamen di Kaimana,” kata Hamza saat diwawancarai suaradamai.com.


Tual, suaradamai.com – Pelatih Maryadat FC, Moh. Hamza Jabkenyanan, mengungkapkan persiapan matang menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan tim meraih juara pada kompetisi Liga Nusantara tingkat Provinsi Maluku.

Menurut Hamza, persiapan tim dilakukan dalam waktu yang cukup panjang. Selain menjalani latihan di Kota Tual, Maryadat juga beberapa kali melakukan uji coba, termasuk mengikuti turnamen di Kaimana.

“Alhamdulillah kami melakukan persiapan yang cukup panjang. Kami beberapa kali melakukan uji coba, termasuk mengikuti turnamen di Kaimana,” kata Hamza saat diwawancarai suaradamai.com.

Untuk menghadapi kompetisi tersebut, Maryadat juga memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain junior untuk masuk dalam skuad. Di Tual, tim menjalani persiapan latihan selama kurang lebih 12 hari sebelum bertolak ke lokasi pertandingan.

Hamza mengatakan, tim sengaja berangkat lebih awal untuk memberikan waktu kepada pemain beradaptasi dengan kondisi lingkungan sekaligus menjaga kondisi fisik dan kesehatan mereka.

“Supaya juga mempersiapkan kondisi kesehatan pemain dan terbiasa dengan jarak di sana. Kami sekitar satu minggu melakukan latihan di sana,” ujarnya.

Selain program latihan, dukungan Pemerintah Kota Tual turut membantu tim dalam mempersiapkan kebutuhan pemain, khususnya pemenuhan gizi dan protein serta waktu istirahat yang cukup.

Menurut Hamza, pemenuhan kebutuhan tersebut berpengaruh terhadap kondisi fisik pemain selama menjalani pertandingan.

“Persiapan yang matang tentunya tidak terlepas dari support pemerintah, sehingga kecukupan gizi dan protein tercukupi. Istirahat juga bagus. Makanya pemain-pemain semuanya bisa tampil dalam pertandingan kemarin,” jelasnya.

Evaluasi Menuju Kompetisi Nasional

Meski berhasil meraih gelar juara, Hamza menegaskan evaluasi tetap dilakukan terhadap penampilan tim. Ia menyebut aspek taktikal menjadi salah satu bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kompetisi di tingkat nasional.

“Evaluasi pasti ada di setiap permainan. Terutama dari segi taktikal, harus ada beberapa yang disesuaikan karena standar di nasional agak sedikit tinggi,” katanya.

Untuk itu, setelah kembali ke Tual, para pemain akan diberikan waktu istirahat selama tiga hari untuk berkumpul bersama keluarga.

Setelah masa istirahat tersebut, tim akan kembali menjalani program latihan selama kurang lebih satu bulan dengan intensitas yang lebih tinggi sebagai persiapan menghadapi babak nasional.

“Intensitas latihan dan program latihan akan lebih tinggi lagi untuk menghadapi babak nasional nanti,” ujarnya.

Fokus Babak Nasional dan Pembinaan Pemain Muda

Hamza mengatakan, fokus utama Maryadat setelah keberhasilan di tingkat regional adalah mempersiapkan diri menghadapi babak nasional.

Ia menargetkan tim setidaknya mampu menyamai capaian Maryadat pada kompetisi sebelumnya dengan tampil di panggung nasional. Namun, tim tetap membuka peluang untuk meraih hasil yang lebih baik.

“Minimal kami ingin menyamai prestasi-prestasi sebelumnya, yaitu tampil di level nasional. Kalau bisa mendapatkan hasil yang lebih baik, tentu targetnya kami setinggi mungkin,” tuturnya.

Di sisi lain, Maryadat juga akan kembali memperkuat pembinaan pemain muda sebagai bagian dari persiapan menghadapi Liga Nusantara tahun berikutnya.

Menurut Hamza, pembinaan pemain muda penting untuk menjaga keberlanjutan prestasi tim sekaligus mempertahankan kekuatan Maryadat di masa mendatang.

“Setelah ini mungkin kami kembali fokus ke pembinaan pemain muda agar mempersiapkan Liga Nusantara tahun depan lebih siap, untuk mempertahankan gelar juara,” pungkasnya.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

KKP Implementasikan Kerja Sama RI-Tiongkok, 33 Kapal Tangkap Beroperasi di Laut Arafura

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, kerja...

Komisi II DPRD Maluku Dorong Penambahan Kuota BBM Subsidi untuk SPBN

"Pengusaha lokal kini mendapat kesempatan berinvestasi dalam pembangunan SPBU...

Rovik: Jika Merasa Terancam, Laporkan ke Aparat, Bukan ke DPRD

Menurut Rovik, pemeriksaan laporan harta kekayaan pejabat merupakan kewenangan...

Unit Siaga SAR MBD Disetujui Pusat, Dilengkapi Peralatan Laut dan Selam

“Pos SAR di Maluku Barat Daya dimulai dari Unit...