Renuat menegaskan, keberhasilan Maryadat tidak boleh berhenti pada pencapaian gelar juara, tetapi harus menjadi bagian dari proses panjang untuk membangun talenta olahraga daerah agar mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Tual, suaradamai.com – Prestasi Maryadat Futsal Kota Tual yang berhasil meraih juara Liga Nusantara Futsal Regional Maluku menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Tual untuk memperkuat sistem pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, saat menyambut kepulangan tim Maryadat Futsal di Kota Tual, Rabu (23/9/2026).
Renuat menegaskan, keberhasilan Maryadat tidak boleh berhenti pada pencapaian gelar juara, tetapi harus menjadi bagian dari proses panjang untuk membangun talenta olahraga daerah agar mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara terkonsep melalui tahapan dan manajemen yang baik. Aspek kesehatan, kelembagaan, pembentukan mental juara hingga pemenuhan kebutuhan atlet menjadi bagian penting yang harus diperhatikan pemerintah.
“Pola pembinaan ini harus terkonsep. Tahapan demi tahapan harus kita lalui dengan pola manajemen yang baik, sehingga mereka mampu mempertahankan gelar juara dan merebut piala di tingkat nasional,” ujar Renuat.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Tual berkomitmen menyiapkan kader-kader potensial di bidang olahraga. Karena itu, perhatian terhadap atlet tidak hanya diberikan ketika menghadapi kompetisi, tetapi juga melalui proses pembinaan yang berkesinambungan.
Renuat menyebut keberhasilan Maryadat sebagai bukti bahwa talenta muda Kota Tual memiliki kemampuan untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Maryadat Futsal sebelumnya berhasil menjadi juara Liga Nusantara Futsal Regional Maluku yang berlangsung di GOR Lestari, Namlea, Kabupaten Buru, 7–14 September 2026. Kompetisi tersebut diikuti tujuh tim dari sejumlah daerah di Maluku.
Atas capaian tersebut, Renuat mendorong agar persiapan menuju kompetisi tingkat nasional dilakukan secara lebih matang, termasuk melalui penyusunan dukungan anggaran dan manajemen talenta olahraga.
“Kita mulai menyusun bagaimana proses penganggaran, sehingga penyiapan manajemen talenta olahraga ini dilakukan dengan baik. Sangat diharapkan mereka akan bisa berlaga di tingkat nasional,” katanya.







