Selasa, September 29, 2020
Beranda DPRD Malra Pemkab Malra Diminta Operasikan Pabrik Rumput Laut di Letvuan pada Tahun 2021

Pemkab Malra Diminta Operasikan Pabrik Rumput Laut di Letvuan pada Tahun 2021

Pemerintahan sebelumnya menggandeng pengusaha, Habibi, dari Gorontalo. Habibi hilang jalan, kata Stef.


Langgur, suaradamai.com – Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Stefanus Layanan meminta pemerintah daerah setempat agar mengoperasikan pabrik rumput laut di Ohoi/Desa Letvuan, Kecamatan Hoat Sorbay.

Menurut Stef, keberadaan pabrik ini sangat penting dalam menambah pendapatan masyarakat. Dia harap pemerintahan sekarang menyelesaikan urusan pabrik rumput laut agar segera dioperasikan tahun depan.

Stef juga bilang, kiranya BUMD yang telah dibentuk oleh pemerintah daerah dalam mengelola pabrik ini tidak seperti yang dilakukan pada pemerintahan sebelumnya.

“Dari DPRD periode lalu, kita anggarkan berbagai fasilitas yang diperlukan. Semuanya sudah lengkap. Tetapi terakhir tidak ada tindak lanjut. Jangan sampai seperti Habibi … katanya dia ahli untuk memenej pabrik rumput laut … akhirnya Habibi hilang jalan,” ujar Stef dalam pertemuan antara Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah di ruang Komisi III, Sabtu (15/8/2020).

Sebagai Ketua Komisi III, lanjut Stef, akan tetap mengupayakan anggaran untuk pengoperasian pabrik rumput laut pada tahun 2021. Bila perlu di perubahan anggaran tahun 2020 ini bisa langsung dimasukkan, dengan catatan orang yang menangani harus profesional, kata Stef.

Sebelumnya, pada pertemuan yang sama, Sekretaris Daerah Malra yang juga adalah koordinator TAPD Ahmad Yani Rahawarin menjelaskan, Pemda telah membentuk BUMD yang membidangi perikanan. Telah dilakukan penyertaan modal pada APBD 2020, namun karena Pandemi Covid-19, anggarannya ditarik.

“BUMD belum dapat beroperasi. Diharapkan tahun 2021, dapat dianggarkan kembali,” kata Sekda saat memberikan jawaban atas visi Banggar DPRD.

Editor: Labes Remetwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Pengukuhan Rat Merohoinean Berlangsung “Maryadat”

Sebelum prosesi pengukuhan, tetua adat melakukan ritual pembersihan dan penyucian dalam tiga ritual berbeda.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

Tahun 2021, Warga Ohoi Wermaf Miliki Rumah Layak Huni

Pemerintah Ohoi (Desa) Wermaf tidak tanggung-tanggung mengalokasikan anggaran jumbo untuk rehab rumah warga. Elat,...

KOMENTAR TERBARU

error: Konten dilindungi !!