Pemkot Ambon dan Pertamina Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diminta Tidak Panic Buying

“Stok kami sampaikan sekali lagi dalam kondisi aman. Kami juga mampu memenuhi lonjakan konsumsi masyarakat dengan melakukan suplai tambahan sekitar 60 persen dari normal harian, khususnya untuk Pertalite dan Pertamax,” ujarnya.


Ambon, suaradamai.com – Pemerintah Kota Ambon bersama Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Ambon dalam kondisi aman dan mencukupi, meski terjadi lonjakan konsumsi pasca Idulfitri.

Hal ini disampaikan dalam siaran pers bersama, Selasa (31/03/2026), sebagai respons atas antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU di wilayah Kota Ambon.

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Papua Maluku, Bramantyo Rahmadi, menjelaskan bahwa distribusi BBM dari Integrated Terminal Wayame terus berjalan maksimal guna menjamin pelayanan kepada masyarakat.

“Stok kami sampaikan sekali lagi dalam kondisi aman. Kami juga mampu memenuhi lonjakan konsumsi masyarakat dengan melakukan suplai tambahan sekitar 60 persen dari normal harian, khususnya untuk Pertalite dan Pertamax,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan antrean di SPBU bukan disebabkan oleh kekosongan stok, melainkan lonjakan kebutuhan masyarakat. Untuk itu, Pertamina terus melakukan percepatan distribusi dari Fuel Terminal ke SPBU agar pasokan tetap terjaga.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan.

“Mari gunakan energi secara bijak dan beli BBM sesuai kebutuhan. Pastikan juga informasi yang diterima benar agar tidak terjadi panic buying,” tambahnya.

Senada dengan itu, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan bahwa stok BBM di Kota Ambon tersedia dan tidak terjadi kelangkaan.

“Jika ada informasi tentang kelangkaan BBM, kami pastikan itu tidak benar. Stok BBM di Kota Ambon tersedia dan mencukupi. Jangan percaya isu-isu menyesatkan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membeli BBM secara berlebihan, karena hal tersebut justru dapat memperparah antrean di SPBU.

“Kami berharap masyarakat membeli BBM secukupnya sesuai kebutuhan. Tidak perlu panik dengan mengisi dalam jumlah banyak,” ujarnya.

Wattimena turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memutus penyebaran informasi hoaks dengan menyampaikan informasi yang benar kepada lingkungan sekitar.

Menurutnya, setiap kebijakan resmi pemerintah akan selalu disampaikan secara terbuka, sehingga masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Pemerintah Kota Ambon bersama seluruh pemangku kepentingan, lanjutnya, akan terus memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik, serta menjaga stabilitas distribusi BBM di wilayah tersebut.


Bagikan:

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Populer

Artikel terkait

Aktivis Pemuda Soroti Lemahnya Pengelolaan Keuangan Daerah di Teluk Bintuni

Menurut Malkin, hingga triwulan pertama tahun anggaran 2026, persoalan...

Patriot Energi Dorong Kemandirian Pangan Desa Irloy Lewat Diskusi Pertanian Organik

Selain itu, meskipun masyarakat Desa Irloy, Kecamatan Aru Tengah...

Pemuda Algadang Inisiasi Nobar Video Sagu, Bedah Potensi Lokal Aru Bareng Patriot Energi

“Sagu adalah jati diri orang Aru. Karena itu penting...

Klub Diminta Segera Lengkapi Berkas, Pendaftaran Sebyar Cup 2026 Ditutup 8 April

“Kami berharap klub-klub yang sudah mengambil formulir dapat segera...