“Jadi konsep pembangunan KNMP terpadu dan terintegrasi, jadi memang diharapkan pembangunan ini akan berdampak pada Ohoi lainnya,” kata Serang.
Tual, Suaradamai. com – Pemerintah Kota Tual, Maluku, mengusulkan sekitar tiga lokasi di wilayahnya untuk dijadikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), sekaligus mendorong wilayah tersebut sebagai lokasi prioritas pengembangan KNMP di tahun 2026.
Kepala Dinas Perikanan Kota Tual, Rustam Serang mengatakan, program ini diharapkan menjadikan kampung nelayan sebagai pusat aktivitas kelautan dan perikanan di daerah.
“Kami telah menyiapkan tiga proposal usulan pembangunan KNMP, yakni di Pulau Dullah Laut dan di Tayando Tam,” ungkapnya, Sabtu (8/11/2025).
Menurutnya, nantinya proposal tersebut akan dibawa ke Wakil Wali Kota Tual untuk diserahkan ke anggota Komisi IV DPR RI Rokhmin Dahuri.
“Harapan kami semoga Ohoi Yamtel di Kecamatan Tayando Tam diprioritaskan agar dapat berdampak pada ekonomi masyarakat pesisir, sesuai dengan konsepnya pembangunan dari hulu ke hilir,” ujar Serang.
Ia menambahkan, item yang dibangun di KNMP ini cukup banyak yakni, pelabuhan perikanan Gross Ton (GT), ada penyediaan sarana penangkapan ikan, akan dibangun juga pabrik es, juga cold storage dan kios perbekalan dan lainnya
“Jadi konsep pembangunan KNMP terpadu dan terintegrasi, jadi memang diharapkan pembangunan ini akan berdampak pada Ohoi lainnya,” kata Serang.
Semoga dengan pembangunan perdana di Ohoi Lebetawi dapat menjadi percontohan dan dikelola oleh masyarakat secara baik, sehingga pembangunan ini akan berkelanjutan.
“Diharapkan pembangunan ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mensukseskan niat luhur dari Pak Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.





