Langgur, suaradamamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di pelataran kampus, Senin (1/6/2026).
Seluruh peserta tampil rapi dengan mengenakan busana batik, mencerminkan nuansa kebangsaan yang kental. Upacara diikuti oleh jajaran dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dan mahasiswi. Upacara ini bukan sekadar seremoni tahunan rutin, melainkan momentum penting bagi seluruh civitas akademika Polikant untuk menumbuhkan semangat keindonesiaan yang lebih dalam.
Wakil Direktur II Politeknik Perikanan Negeri Tual, Roberto M. K. Teniwut, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam sambutannya, ia membacakan pidato resmi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Pancasila bukanlah sekadar seremoni tahunan yang diwajibkan, melainkan harus menjadi bagian yang hidup di dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Roberto mengutip pidato BPIP.
Lebih lanjut, pidato tersebut menekankan pentingnya refleksi diri agar nilai-nilai Pancasila benar-benar tertanam dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan utama yang disampaikan adalah memperteguh komitmen kebangsaan, menjunjung tinggi religiusitas, serta memperkuat semangat persatuan dan kesatuan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan semangat ini, Politeknik Perikanan Negeri Tual dan seluruh sivitas akademika dapat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
