Pertikaian-Pencurian Marak Terjadi, Lurah Siwalima Ajak Warga Kedepankan Hidup Orang Sudara

‎‎Ia mengimbau warga kelurahan juga untuk tidak menyetel keras musik di malam hari, karena mengganggu aktivitas belajar anak sekolah yang sementara menghadapi ujian akhir.


‎Dobo, suaradamai.com – Lurah Siwalima, Kecamatan Pulau-pulau Aru, Mesakh Labok mengimbau seluruh warga  kelurahan Siwalima agar menjaga keamanan dan ketertiban umum.

‎Hal ini menyikapi pertikaian yang terjadi beberapa waktu ini, serta turut meresahkan warga Siwalima.

‎”Saya imbau kepada warga di Kelurahan Siwalima, baik itu penduduk tetap maupun sementara. Penduduk sementara itu, warga yang bukan merupakan penduduk Siwalima tapi sementara mungkin berada di Kelurahan Siwalima. Perlu kita sama-sama menjaga dan memelihara kondisi keamanan dan ketertiban umum di Kelurahan Siwalima

‎Sehingga aktivitas warga di Kelurahan Siwalima ini dapat berjalan dengan baik, lancar, dan aman,” ucap Labok.

‎Sebagai anak adat, ia meminta semua pihak menahan diri dan mengedepankan kekeluargaan, pela/jabu dalam menyikapi persolaan yang terjadi.

‎”Mari sebagai orang basudara, kami mengimbau untuk kita menahan diri. Kita menghormati langkah-langkah yang diambil pemerintah daerah, dimana pemerintah daerah berkolaborasi dengan lembaga-lembaga adat sehingga penyelesaian ini terjadi,” ajak Labok.

‎Labok juga menyoroti maraknya pencurian yang dikeluhkan warga di Kelurahan Siwalima.

‎”Pagi ini barusan saya ditag di akun media sosial terkait maraknya pencurian. Mungkin ini juga bisa menjadi perhatian bapak/ibu di lingkungan. Ketua-ketua lingkungan mungkin bisa bermusyawarah dengan warga terkait dengan batas jam masuk di wilayah kompleks, sehingga bisa ada kesepakatan antar warga,” terangnya.

‎Ia menjelaskan, pemerintah kelurahan tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pembatasan aktivitas warga.

‎”Karena itu memang harus diatur dalam peraturan setingkat peraturan daerah atau bupati. Namun untuk mengantisipasinya, warga bisa berdiskusi dan menyepakati bersama,” ucapnya.

‎”Termasuk juga jam batas nongkrong anak di bawah umur, sehingga bisa terjadi ketertiban,” tambah Labok.

‎Ia mengimbau warga kelurahan juga untuk tidak menyetel keras musik di malam hari, karena mengganggu aktivitas belajar anak sekolah yang sementara menghadapi ujian akhir.

‎”Mari kita jaga bersama ketertiban dan keamanan demi kenyamanan bersama,” imbuhnya.


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Pertikaian di Dobo Akan Diselesaikan Jalur Adat, Bupati Kaidel: Bijak Sikapi dan Tak Kaitkan ke Isu SARA

‎"Semua harus bersinergi agar konflik tidak berlarut dan tidak...

Politeknik Perikanan Negeri Tual Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila

Langgur, suaradamamai.com – Politeknik Perikanan Negeri Tual (Polikant) melaksanakan...

SIWO PWI Teluk Bintuni Tampil dalam Laga Ekshibisi Billiard Dandim Cup I

Di meja 4, Plt. Sekda dan Sekretaris Kesbangpol menangkan...

Moskona Barat dan SMA Negeri 1 Bintuni Dominasi Lomba Panahan Teluk Bintuni

Tujuh kategori dipertandingkan, Distrik Moskona Barat dan SMA Negeri...