Polres Tual Gelar Operasi Ketupat Salawaku, 475 Personil Gabungan Dikerahkan

Operasi Ketupat Salawaku selama 12 hari, 28 April sampai 9 Mei.


Tual, suaradamai.com – Polres Tual menggelar Operasi Ketupat Salawaku selama 12 hari, 28 April sampai 9 Mei. Dalam operasi ini, dikerahkan sebanyak 475 personil gabungan untuk pengamanan di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Personil gabungan terdiri atas 227 anggota Polres, 50 anggota Brimob, 100 anggota TNI, dan dukungan 97 personil instansi teknis lainnya.

Personil yang ada akan mengamankan kegiatan Malam Takbiran di 16 titik, Sholat Id di 13 titik, dan lima destinasi wisata (Pantai Difur, Pantai Ngurbloat, Pantai Ohoidertawun, Air Goa Hawang, dan Air Evu).

Operasi ini juga menargetkan empat sasaran yakni orang (yang melakukan mudik, pengemudi kendaraan bermotor, umat Muslim yang melaksanakan ibadah, dan masyarakat lainnya), benda (kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, masjid, petasan/mercon, miras, sajam).

Kemudian, operasi juga menargetkan tempat (pusat perbelanjaan, ruas jalan yang berpotensi rawan, masjid, rute konvoi dan titi kumpul), dan giat (ibadah Sholat Taraweh, malam takbiran dan Sholat Id, konvoi kendaraan bermotor, masyarakat yang menyalakan petasan)

Kapolres Tual AKBP. Dax Emanuelle Samson Manuputty dalam paparannya saat Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Idul Fitri 2022, menjelaskan, pihaknya juga membuka pos pengamanan sebanyak tujuh unit, pos pelayanan sebanyak enam unit, dan pos terpadu dua unit.

Kapolres menambahkan, dalam operasi ini pihaknya juga membentuk enam satuan tugas (Satgas) dalam melaksanakan operasi, yaitu Satgas Preemtif. Satgas ini bertugas melakukan deteksi dini dan peringatan dini, menyusun perkiraan intelijen, dan melaksanakan imbauan/sosialisasi.

Kemudian ada juga Satgas Preventif, yang bertugas melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali) dan melakukan patroli hunting patrol system.

Ada juga Satgas Kamseltibcarlantas, yang bertugas melaksanakan pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas), razia lantas, dan penegakkan hukum terhadap pelanggar lalu lintas.

Kemudian Satgas Bayankes. Satgas ini memiliki tugas melaksanakan vaksinasi, melaksanakan tes swab antigen dan PCR, menyiapkan tenaga medis dan peralatannya, serta memberikan pelayanan kesehatan bagi personel operasi.

Selanjutnya, Satgas Gakkum, bertugas melakukan kegiatan lidik sidik dan melakukan patroli siber.

Terakhir, Satgas Banops. Satgas ini bertugas menyiapkan sarana pra sarana operasi, menyiapkan peralatan kesehatand an obat-obatan, pengamanan personil dan pengawasan internal, menyiapkan saran vicon dan menyelenggarakan press release (publikasi) kegiatan kehumasan.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU