Rapat Dengan Dinsos, Komisi IV Harap Tahap Usulan A.M Sangdji Pahlawan Nasional Tuntas

Sebelumnya dilakukan seminar nasional, telah dilakukan seminar tingkat daerah, sehingga rapat yang dilaksanakan bersama dalam rangka untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai persiapan menuju seminar nasional.


Ambon, Suaradamai.com – Komisi IV DPRD Provinsi Maluku kembali melakukan rapat dengan Dinas Sosial (Dinsos) Malaku, rapat yang dipimpim Wakil Ketua Komisi IV, Rovik Afifudin berharap agar semua proses pentahapan usulan A.M Sangdji sebagai pahlawan sudah harus tuntas diakhir tahun 2022.

“Pertemuan rapat tadi, menindaklanjuti hasil pertemuan di bulan Oktober, terkait pengusulan A.M Sangdji sebagai pahlawan nasional, yang mana telah disepakati di tahun ini, semua proses pentahapan usulan A.M Sangdji sebagai pahlawan sudah harus tuntas,”tandas Afifudin kepada awak media, Rabu(9/12).

Sebelumnya dilakukan seminar nasional, telah dilakukan seminar tingkat daerah, sehingga rapat yang dilaksanakan bersama dalam rangka untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai persiapan menuju seminar nasional.

“Tadi keterangan dari mereka(Dinsos) bahwa kalau alokasi untuk anggaran seminar nasional, itu nilainya sekitar Rp 140 juta, yang awalnya dialokasikan dalam Perkada, ternyata tadi dijelaskan bahwa anggarannya tidak dialokasi pada Perkada,”ucapnya.

Olehnya itu,  dirinya sangat menyangkan sikap pemerintah, yang belum mengakomodasi orang yang telah berjuang untuk kepentingan bangsa.

Terhadap itu ada dua hal yang menurutnya tidak dakomodirnya, pertama ada kemungkinam proses penatahapan yang selama ini dilakukan tidak pernah dilaporkan ke Gubernur Maluku.

Karena itu dalam rapat, telah diputuskan, untuk dilakukan rapat kembali dengan agenda lebih memantapkan persiapan seminar nasional yang direncanakan tanggaln19 Desember 2022.

“Nanti juga kita akan komunikasikan kembali, betapa pentingnya kegiatan ini, dengan harapan dapat dianggarakan dalam Perkada,” harapnya


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU