RKP 2020, Ohoi Ngurwalek Fokus Rutilahu

Sesuai data, masih terdapat 2 bahkan 3 KK, tinggal bersama di dalam 1 rumah.


Elat, suaradamai.com – Penjabat Ohoi Ngurwalek, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Tadeus  Tengil mengatakan sesuai data di ohoi, terdapat sejumlah rumah warga yang tergolong belum layak huni. Menjawab kondisi itu, dalam Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Ohoi Ngurwalek tahun 2020, prioritas program di bidang pembangunan diarahkan untuk program membangun Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

“RKP tahun ini di bidang pembangunan, kami prioritaskan untuk perbaikan rumah-rumah warga. Dari yang ada, banyak rumah warga belum layak huni,” kata Tengil kepada awak media ini di Ohoi Ngurwalek belum lama ini.

Ohoi Ngurwalek, berpenduduk 61 Kepala keluarga (KK) atau 352 jiwa. Pembangunan Rutilahu sudah dilaksanakan secara bertahap, sejak tahun 2018 dan 2019 yang terselesaikan 61 unit rumah dan akan dilanjutkan pada tahun 2020 dengan target 20 unit rumah.

Sesuai data, masih terdapat 2 bahkan 3 KK, tinggal bersama di dalam 1 rumah. Atas kondisi tersebut  maka warga harus diberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

“Sesuai data, ada 2 dan 3 KK tinggal di 1 rumah, kasihan masyarakat harus mendapat kebutuhan perumahan, kan itu juga kebutuhan pokok. Yah, kita sebagai pimpinan harus melindungi, jadi bantu lewat program bedah rumah ini,” katanya ibah.

Selain Rutilahu, RKP Ohoi Ngurwalek tahun 2020, memfokuskan juga pada kegiatan fisik seperti pembangunan talud pemecah ombak sepanjang 70 meter dan pembangunan rabat beton sepanjang 200 meter.

“Kita juga fokus pada program fisik seperti pembangunan talud dan pembangunan rabat beton,” urainya. (tarsistemorubun/tarsissarkol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU