Menurut Adolof, idealnya satu sekolah memerlukan setidaknya 12 unit rumah guru.
Dobo, suaradamai.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melalui Dinas Pendidikan setempat bakal membangun 10 unit rumah guru tahun ini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Aru Adolof Pokar kepada suaradamai.com di ruang kerjanya, Jumat (20/6/2025).
Menurut Adolof, idealnya satu sekolah memerlukan setidaknya 12 unit rumah guru.
Dengan estimasi biaya pembangunan satu unit rumah mencapai Rp300 juta, kebutuhan anggaran untuk satu sekolah bisa mencapai Rp3 miliar hingga Rp4 miliar.
“Kalo untuk [sekolah] negeri sendiri kurang lebih 90 sekian masuk 100 unit sekolah. Jadi kalo kita mau siapkan [rumah guru] itu kan butuh anggaran yang besar. Maka kita butuh juga selain daripada ketersediaan sarana dari Pemda, tapi butuh juga dari perangkat desa membantu untuk menyiapkan,” ujar Adolof.
Menurut Adolof, belum ada kepastian lokasi rumah guru yang bakal dibangun tahun ini. Namun, 10 unit yang akan dibangun tersebar di wilayah utara, tengah, dan selatan Aru.
“Semua wilayah membutuhkan. Yang terbatas ini pembiayaan. Kita tahun ini akan menambah 10 lagi unit. Lokasi kurang terlalu pasti tapi ada 10 unit ada tersebar di utara, tengah, selatan,” sebut Adolof.
Dinas Pendidikan juga berharap adanya dukungan dari APBN untuk membangun sarana dan prasarana pendidikan, khususnya hunian bagi guru.
Adolof menekankan, masalah-masalah yang tidak ditangani segera dapat mempengaruhi kualitas layanan pendidikan. Karena itu, kolaborasi dari semua pihak menjadi sangat penting.
Editor: Labes Remetwa





