Selasa, Desember 1, 2020

Safsafubun Minta PLN Relokasi Mesin di Elat ke Ur Pulau, Tanimbar Kei, dan Warbal

Kepala PLN UP3 Tual Alexander Manuhua bilang, mesin yang dimaksudkan Utha masih layak digunakan.


Langgur, suaradamai.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Esebius Utha Safsafubun meminta PT. PLN Cabang Tual untuk memindahkan mesin listrik di Elat Kecamatan Kei Besar, ke tiga pulau di Kecamatan Kei Kecil Barat, yakni Warbal, Ur Pulau, dan Tanimbar Kei.

“Pak Alex (Kepala PLN Tual) sudah melakukan terobosan membantu Kei Besar dengan mempertahankan mesin yang kemarin (putus kontrak). Itu sudah memberikan pelayanan yang cukup maksimal dengan daya 2,95 megawatt,” ujar Utha dalam RDP Komisi II dengan PT. PLN Cabang Tual di ruang rapat komisi, Jumat (20/11/2020).

“Kemarin kita berdebat sedikit waktu pembahasan LKPJ soal ada dua buah mesin yang katanya diperuntukkan di pulau-pulau di sana … Saya pikir ada terobosan lagi dari Pak Alex untuk membantu saudara-saudara kita pulau-pulau itu  jauh lebih bagus,” ujar Utha.

Menjawab itu, Kepala PLN UP3 Tual Alexander Manuhua bilang bahwa mesin tersebut masih layak dan pihaknya sementara melakukan koordinasi untuk pemasangan.

“Jadi mesin lama itu Pak, beberapa masih layak pakai. Kami lagi koordinasi untuk mau pasang di unit-unit yang sudah bangun power house, PLTD, untuk kami tempatkan di situ, misalnya di Warbal, Ur Pulau, Tanimbar Kei,” jelas Alex.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Tharob: Varietas Bawang Merah Tajuk Lebih Baik dan Cocok di Kei

Bawang merah varietas tajuk yang diproduksi di Kei memiliki ciri yang sama seperti di Nganjuk, Jawa Timur. Langgur, suaradamai.com...

Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik. Langgur/Jakarta, suaradamai.com – Kabar baik bagi...

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

KOMENTAR TERBARU