Selasa, Desember 1, 2020

Safsafubun Tegaskan PLN Tual Harus Berikan Pelayanan Kelistrikan yang Prima

“Mau dan tidak mau, PLN diposisikan untuk bagaimana memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen (pengguna listrik),” tegas Utha merujuk pada aturan perundang-undangan yang berlaku.


Langgur, suaradamai.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Maluku Tenggara Esebius Utha Safsafubun menegaskan PT. PLN Cabang Tual agar memberikan pelayanan yang prima kepada konsumen atau pengguna listrik di Kabupaten Maluku Tenggara.

Penegasan ini disampaikan menyusul adanya pemadaman listrik baik melalui pemberitahuan maupun secara sepihak oleh PT. PLN Cabang Tual.

“Saya coba membuka semua literatur yang berhubungan dengan PT. PLN, itu selalu mengawali diktum mengingat dengan UU tentang perlindungan konsumen … setelah itu baru masuk pada UU tentang ketenagalistikan, dan UU pelayanan publik baru aturan pelaksana peraturan pemerintah dan melahirkan yang namanya peraturan menteri energi dan sumber daya mineral, bahkan sampai kepada keputusan dirjen. Itu pun selalu melandasi pada UU perlindungan konsumen,” jelas Utha dalam RDP Komisi II dengan PT. PLN Cabang Tual di ruang rapat komisi, Jumat (20/11/2020).

“Sehingga mau dan tidak mau, PLN diposisikan untuk bagaimana memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen (pengguna listrik),” tegas Utha merujuk pada aturan perundang-undangan yang berlaku.

Utha menambahkan, jika merujuk pada UU 30/2009 tentang ketenagalistikikan, pasal 11, maka negara memberikan atribut kepada pihak PLN dalam posisi sebagai BUMN untuk bagaimana menghadirkan pelayanan yang baik.

“Negara langsung memprioritasikan dulu pada BUMN dalam hal ini PLN. Di luar itu, baru mungkin bisa masuk BUMD dalam bentuk kebijakan dari Gubernur pada level Provinsi, dan juga Bupati, termasuk juga koperasi dan lain sebagainya,” jelas Utha.

“Daerah-daerah seperti Tanimbar Kei, Ur Pulau, yang belum dijangkau PLN karena keterbatasan sumber daya. Sebetulnya pemerintah daerah bisa membentuk BUMD ataupun juga koperasi yang bergerak di bidang penyedia tenaga listrik. Kalo mungkin tidak mampu, mau dan tidak mau negara harus bisa menghadirkan PLN,” tambahnya.

Politisi Partai PDI Perjuangan itu menegaskan, dalam posisi ini PLN harus menerima segala macam konsekuensi karena listrik merupakan sumber daya yang sangat dibutuhkan, apalagi di era yang semakin canggih ini.

Penyebab pemadaman listrik

Kenapa sampai sistem PLTMG Dullah sudah ada surplus (kelebihan daya) 13 megawatt, tapi masih terjadi saja lampu padam?

Kepala PLN Cabang Tual Alex Manuhua menjelaskan, sistem kelistrikan di sini adalah sistem kelistrikan terbuka yang rentan terhadap gangguan eksternal. Dia menyebutkan gangguan eksternal antara lain gangguan yang diakibatkan oleh tumbangnya pohon, aktivitas hewan Kalelawar di jaringan listrik, dan juga kenakalan orang yang sengaja membuat korslet jaringan.

“Beberapa hari terjadi kemarin gangguan jaringan itu karena kedapat penyebabnya adalah Kalelawar. Beberapa waktu lalu juga ada pohon tumbang di Danar. Ada juga yang sengaja lempar kawat sama ikat batu dua, bikin jaringan korslet,” ungkap Alex tentang eviden atau kejadian yang menyebabkan gangguan akhir-akhir ini.

Selain itu, penyebab lain yakni masalah teknis dari mesin.

“Jadi, terjadi pemadaman bukan karena defisit atau bergilir, tetapi masalah gangguan-gangguan,” jelas Alex.

Alex mengatakan, pihaknya tetap berupaya untuk menjaga supaya kehandalan sistem terus terjaga dengan cara melakukan pemeliharaan, rambas pohon, dan perbaikan-perbaikan konstruksi.

Pada rapat dengar pendapat itu, Kepala PLTD Langgur Agus Putra Abas menambahkan bahwa pihaknya sementara mengevaluasi kinerja pengelola PLMTG Dullah, yaitu Konsorsium Operasional Maintenance Wika WRK.

“Ada kontrak untuk mengukur kinerja mereka (Konsorsium Operasional Maintenance Wika WRK). Kalo misalnya ada salah satu indikator kinerja yang tidak mereka penuhi, mereka didenda. Termasuk pelayanan ke masyarakat ini akan kami tindaklanjuti terkait pelayanan yang belum tercapai,” tambahnya.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ARTIKEL TERPOPULER

Tharob: Varietas Bawang Merah Tajuk Lebih Baik dan Cocok di Kei

Bawang merah varietas tajuk yang diproduksi di Kei memiliki ciri yang sama seperti di Nganjuk, Jawa Timur. Langgur, suaradamai.com...

Jalan Trans Pulau Kei Besar Resmi Jadi Proyek Prioritas Nasional

Selamat untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Kita tatap Maluku Tenggara yang lebih baik. Langgur/Jakarta, suaradamai.com – Kabar baik bagi...

Pemkot Tual Pulangkan 254 Pelaku Karantina: Terbanyak Mahasiswa

Wali Kota memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menasihati pelaku karantina yang sebagian besar adalah pelajar mahasiswa.

Kerajinan Tangan Warga Ohoiren Perlu Inovasi

Kerajinan tangan lokal mulai mengalami kemunduran karena tidak ada inovasi. Langgur, suaradamai.com – Industri kreatif seperti kerajinan tangan...

KOMENTAR TERBARU