Sasi Supermarket Dian Pertiwi Resmi Dibuka, Wali Kota Ambon Fasilitasi Penyelesaian Sengketa

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menyampaikan rasa syukur atas penyelesaian proses adat tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah kota menghargai mekanisme adat yang berlaku di setiap negeri.


Ambon, suaradamai.com — Sasi (larangan adat) terhadap Supermarket Dian Pertiwi di kawasan Rumah Tiga resmi dicabut, Senin (26/10/2025). Pembukaan sasi dilakukan setelah Pemerintah Kota Ambon berhasil memediasi pertemuan antara pemilik supermarket, mata rumah adat Hatulesila, serta Saniri Negeri Rumah Tiga.

Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menyampaikan rasa syukur atas penyelesaian proses adat tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah kota menghargai mekanisme adat yang berlaku di setiap negeri.

“Kita bersyukur kepada Tuhan karena sasi terhadap Dian Pertiwi telah resmi dibuka. Pemerintah kota menghargai penuh proses adat yang berlaku di Negeri Rumah Tiga,” kata Bodewin.

Meski demikian, persoalan sengketa kepemilikan tanah pada lokasi pembangunan supermarket belum final. Seluruh pihak sepakat untuk menempuh penyelesaian hukum dengan mengajukan bukti kepemilikan masing-masing.

“Kita adalah negara hukum. Bukti kepemilikan tanah akan dikaji. Pemkot berperan sebagai mediator,” tambahnya.

Pemkot Ambon dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan lanjutan bersama keluarga Hatulesila, pihak pemilik Supermarket Dian Pertiwi, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Ambon.

Bodewin mengimbau masyarakat agar mengutamakan penyelesaian damai dalam setiap persoalan adat maupun hukum.

“Kalau persoalan adat, selesaikan dengan adat. Kalau hukum, ikuti prosedur hukum yang berlaku,” tuturnya.

Ia berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi pelaku usaha agar tetap menghormati hak-hak masyarakat adat pada setiap investasi yang dilakukan di Kota Ambon.

Sementara itu, Ketua Saniri Negeri Rumah Tiga, Erhard Hatulesila, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak supermarket atas terganggunya aktivitas usaha selama sasi diberlakukan.

“Kami mohon maaf, tetapi tindakan sasi ini bentuk penghormatan terhadap adat dan hak pusaka yang harus dijaga,” ujarnya.

Proses mediasi berlangsung aman di area Supermarket Dian Pertiwi, dengan pengamanan dari aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP Kota Ambon.


Bagikan:

Populer

Artikel terkait

Temuan Diduga Bom Gegerkan Ambon, Tim Jibom Brimob Polda Maluku Pastikan Sudah Tidak Aktif

Hasil pemeriksaan memastikan benda tersebut merupakan Unexploded Ordnance (UXO)...

Chloevania Siegers Jadi GM Sehari di Hotel Santika Premiere Ambon, Asah Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini

Pada kegiatan tersebut, Chloevania Everly Siegers terpilih sebagai General...

Keluarga Korban Meninggal Konflik Longgar-Apara Terima Santunan, Koljaan: Prioritaskan Pendidikan Anak

‎Bupati Timotius Kaidel saat menyerahkan santunan tersebut berpesan kepada...

PLN Energi Gas Bentuk Wadah Khusus, Pastikan Masyarakat Maluku Nikmati Manfaat Blok Masela

Selain mendorong penyerapan tenaga kerja lokal, PLN Energi Gas...