Tak Disangka, Nilai Lelang Ukiran Tertinggi Sesuai Tahun Penyelenggaraan Festival Asmat Pokman

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Siapa sangka, harga lelang Rp35 juta itu, bertepatan dengan angka 35 tahun penyelenggaraan Festival Asmat Pokman.


Agats, suaradamai.com – Isaias Asmakap, pengukir asal Kampung Amanamkai, Distrik Atsj, meluapkan perasaan usai ukiran miliknya laku terjual sampai Rp35 juta. Sosok yang memenangkan ukiran andalannya itu adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asmat Orpa Susana Kambuaya.

Isaias Asmakap masih tidak menyangka ukiran miliknya terjual dengan harga yang sangat fantastis, dan menjadi pengukir dengan harga lelang tertinggi pertama.

“Saya tidak sangka, saya kan tidak menang lomba ukir, tapi ukiran ini bisa yang tertinggi dari semua,” ujar Isaias kepada Suaradamai.com di Lapangan Yos Sudarso, Rabu (12/10/2022).

Ia mengaku, ukiran tersebut dibikin secara rutin selama tiga hari tiga malam dengan konsentrasi tinggi.

“Ukiran itu punya cerita, ada orang buat bevak (pondok) di hutan, ada orang ambil kayu bakar, ada yang yang duduk di serambi, terus ada perahu di belakang itu takut dapat terkam dari buaya. Saya ukir karena saya mimpi begitu,” kata Isaias menceritakan ukirannya.

Siapa sangka, nilai Rp35 juta itu, bertepatan dengan angka 35 tahun penyelenggaraan Festival Asmat Pokman.

“Angka 35 itu, sesuai dengan tahun penyelenggaraan. Dari sini orang harus punya kejelian untuk menangkap tanda dan simbol,” ujar Wakil Bupati Asmat usai ukiran tersebut berhasil dilelang.

Editor: Labes Remetwa


Baca juga:

Ikuti suaradamai.com dispot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Ronald Tethool

Sosok inspiratif yang berhasil memajukan pariwisata Ngurbloat, Kepulauan Kei, Maluku.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU