Tampilkan Permainan Tradisional Pada HUT Kota Ambon, Saudah: Wujud Kekeluargaan

Perayaan HUT dengan moto”Baku Keku Toma Maju Jadi Bae” berlangsung hikmah meskipun diguyur hujan lebat yang melanda Kota Ambon, juga diramaikan dengan dengan tarian cakalele dan tari lengso yang dimaikan kuala muda warga Benteng.


Ambon, suaradamai.com – Memeriakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon yang ke-446 dan hari kejadian Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-85, Warga Benteng RT 002/RW06 kelurahan Benteng munculkan berbagai kearifan lokal berupa permainan rakyat maluku.

Perayaan HUT dengan moto”Baku Keku Toma Maju Jadi Bae” berlangsung hikmah meskipun diguyur hujan lebat yang melanda Kota Ambon, juga diramaikan dengan dengan tarian cakalele dan tari lenso yang dimaikan kuala muda warga Benteng.

Pantauan media ini, Selasa (7/9/21) di lokasi perayaan HUT Kota Ambon warga Benteng, sejumlah kearifan lokal yang tampilkan anak-anak, berupa permainan tradiosional Maluku yang pernah dimainkan orang-orang tempo dulu seperti, gici-gici rok, Galasin atau Asen, Lengkalileng dan Sekolah Batu.

Dimana perayaan yang dipusatkan di pelabuhan Gudang Arang, dihadiri sesepu Gudang Arang, Bung Michael Wattimena (BMW), juga diisi dengan berbagai makanan lokal.

Anggota DPRD Maluku, Saudah Tuanakotta Tethool mengatakan, apa yang dilakukan oleh RT 002/06 dalam merayakan HUT Kota Ambon ke-446 adalah wujud kebersamaan dan rasa kekeluargaan dari warga RT 002/06 Gudang Arang-Benteng.

Dikatakan dengan moto “Mari Baku Keku, Toma Maju, Jadi Bae” ini mengisyaratkan bahwa hidup kekeluargaan yang terbangun di lingkungan kami bukan hanya sebatas di lingkungan saja tetapi dirasakan juga oleh basudara yang tinggal di luar daerah.

“Tarian ataupun permainan anak yang sengaja diangkat kembali demi mengingatkan kembali bahwa permainan ini ada filosofinya sebuah kebersamaan, persaudaraan dalam sebuah permainan. Inilah yang harus ditanamkan kepada generasi masa kini,” ujar Ketua Komisi II DPRD Maluku ini.

Editor: Petter Letsoin


Baca juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

KOMENTAR TERBARU